"Saya Tidak Takut FPI, Karena Saya Benar"

Fahira Fahmi Idris
Fahira Fahmi Idris
Sumber :

Bahkan ada yang mau nitip tabung gas 3 kilogram, kayak mau perang. Tapi saya tekankan, saya ini muslim, tidak akan diapa-apakan.

Anda tidak takut?

Saya tidak takut karena saya benar. Dari SMP sampai SMA saya sekolah di sekolah Islam Al Azhar. Kakek saya, KH Hasan Basri adalah mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Saya mendapat pelajaran agama dari kakek dan orang tua bahwa tidak ada kekerasan dalam Islam. Islam adalah damai. Nabi pun dalam perang baru mengangkat pedang jika diserang. Tak pernah menyerang duluan.

Apa isi dialog Anda dengan FPI?

FPI memiliki prinsip amar makruf nahi munkar, salah satunya, lawan kemaksiatan dengan tangan. Namun, pengertian ‘tangan’ yang dimiliki FPI dan saya berbeda. Bagi FPI, tangan adalah tangan.

Sementara sepemahaman saya, tindakan adalah action, tindakan.

Misalnya, jika ada perbuatan maksiat, kita lawan dengan tindakan, misalnya bekerja sama dengan pihak terkait, membuka lapangan pekerjaan agar mereka tak lagi melakukan tindakan maksiat.