Tomy Winata Menjawab WikiLeaks

foto jangan dipakai
foto jangan dipakai
Sumber :

Ehm... pernah beberapa tahun yang lalu.

Anda datang sendiri?

Oh, tidak. Saya datang tidak sendirian, ada beberapa orang dan asosiasi.

Dalam rangka apa Anda ke Cikeas?

Waktu itu, seingat saya, harga-harga daging sedang melonjak tinggi. Jadi, kami diminta memberi saran kira-kira solusinya bagaimana dari sisi pengusaha.

Pada artikel di koran itu disebut juga Anda merupakan salah satu orang di antara 'Sembilan Naga' yang menguasai jaringan perjudian di Indonesia. Bagaimana pendapat Anda?

Yang menyangkut soal WikiLeaks, saya kira saya menyatakan bahwa itu adalah dari sumber yang sulit dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi istilah-istilah yang konon WikiLeaks dapat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat itu, saya nyatakan tidak pernah ada.

Saya tidak pernah melakukan hal-hal yang dituduhkan dalam berita Sydney Morning Herald. Kalau saya lihat, apa yang ditulis Sydney Morning Herald itu dengan keaslian apa yang di Wikileaks itu, tidak apple to apple, ada pendapat-pendapat.

Soal 'Sembilan Naga' atau segala macam itu, kalau memang nanti yang menulis menyatakan itu ada, saya ingin tanya sama dia: dasar apa dia menyebutkan hal itu. Kalau underwater saya ngerti, karena kerjaan saya setiap bulan itu di laut. Saya tiap minggu ke laut ke Tambling, ke pulau-pulau. Kalau tuduhan-tuduhan 'Sembilan Naga' itu saya kira mungkin karena mereka terkesima dengan cerita orang yang lucu-lucu itu. Kita perlu mencari siapa sebenarnya yang menyebut 'Sembilan Naga' itu agar dia bisa memberikan definisinya, apa maksud kata-kata di balik 'Sembilan Naga' itu.