Grup Salim Kembali Kendalikan Indomobil
- Suzuki
"Sebab, secara keseluruhan, industri otomotif masih akan tertekan dalam jangka pendek," kata analis BNI Securities, Thendra Crisnanda.
Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dia menjelaskan, akan berpengaruh pada penjualan mobil. "Isu kenaikan harga BBM ini cukup sensitif, sehingga dapat menekan daya beli masyarakat," tuturnya.
Thendra menjelaskan, kenaikan harga BBM akan memengaruhi penjualan mobil dalam 3-6 bulan ke depan. Penjualan mobil diperkirakan baru pulih pada kuartal IV-2013.
"Akibatnya, perolehan pendapatan dan laba perusahaan otomotif akan ikut tertahan," ujarnya.
Namun, bagi Indomobil, yang kini mengandalkan produk Nissan dan Suzuki, diperkirakan masih mampu meningkatkan kinerjanya. Penjualan hingga akhir tahun ini, menurut dia, diproyeksikan mencapai Rp23,85 triliun, atau naik sekitar 20 persen dibanding 2012 yang sebesar Rp19,78 triliun.
Sementara itu, laba bersih 2013 diprediksi sebesar Rp973 miliar, atau tumbuh 21 persen dibanding tahun sebelumnya Rp801,73 miliar. Laba bersih Indomobil selama 2012 itu sempat turun, karena ekspansi yang dilakukan perseroan.
Tahun lalu, Indomobil menambah 40 jaringan penjualan dan layanan purna jual.
Namun, berbeda dengan Thendra, Direktur Utama Indomobil Sukses Internasional, Jusak Kertowidjojo, mengatakan, pada 2013, industri otomotif nasional diprediksi masih berkembang, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertambahan jumlah masyarakat kelas menengah ke atas diperkirakan dapat meningkatkan permintaan terhadap kendaraan di dalam negeri.
Perseroan, dia melanjutkan, akan terus melaksanakan pengembangan jaringan pemasaran, dan peluncuran produk-produk baru yang inovatif serta ramah lingkungan. "Ini juga menjadi salah satu langkah strategis yang akan diambil untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan pelanggan," kata Jusak dalam catatannya pada laporan keuangan perusahaan.
Perseroan, menurut dia, secara teratur mengevaluasi perkembangan dan kebutuhan pendanaan untuk berbagai bisnis serta rencana ekspansi. Rencana pendanaan di antaranya melalui pinjaman bank, obligasi, atau saham. (sj)