Marak Yayasan PRT Jual Perawan di Bawah Umur
Kamis, 19 November 2015 - 06:07 WIB
Sumber :
- Foe Peace Simbolon/VIVA.co.id
"Intinya, para korban tidak tahu akan dijual ke kafe dangdut di Dadap itu. Mereka kan, intinya hanya ingin bekerja dan mendapatkan uang. Namun, malah dijual. Ada yang terima dan ada juga yang berontak. Buktinya, banyak yang melarikan diri," jelas dia.
Para germo, atau penyalur anak di bawah umur untuk dijadikan kupu-kupu malam, lanjut Arist, juga sudah memetakan korbannya.
"Mereka biasanya mengincar perkampungan kumuh dan miskin, serta anak yang putus sekolah. Dalih-dalih mendapatkan uang, malah terjebak di tempat prostitusi," ucap dia. (asp)
Olimpiade, Pekerja Seks di Brasil Naikkan Tarif
Seorang PSK bahkan mencari pacar seorang atlet Olimpiade.
VIVA.co.id
5 Agustus 2016