Tetap Sehat di Hari Raya

Ilustrasi hidangan Lebaran.
Sumber :
  • Pixabay/sharonang

3. Atur jumlah garam

img_title Serius Tangani Karhutla, Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan hingga 360 RS Rujukan

Jika punya masalah jantung, atur jumlah garam pada makanan. Idealnya, dalam satu piring terbagi untuk 1/2 sayuran dan salad, 1/4 protein, dan 1/4 karbohidrat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Hindari makanan berlemak dan mengandung gula tinggi

img_title Masuk Usia 45 Tahun ke Atas? Ini Masalah Kesehatan Pria yang Perlu Diwaspadai

Dilansir dari Education Board Results BD, pastikan menghindari makanan yang mengandung kadar lemak dan gula yang tinggi. Tak hanya meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan menyebabkan sejumlah penyakit, makanan-makanan ini juga sering menyebabkan masalah pencernaan.

Itu karena makanan tinggi lemak dan gula dicerna lebih lama di dalam tubuh dan berada di dalam perut dalam periode waktu yang lebih lama. Ini mengakibatkan gangguan lambung, perut kembung, masalah pencernaan, dan mulas.

img_title AC dan Kipas Angin Bisa Jadi Bahaya saat Abu Vulkanik, Begini Penjelasan IDAI

Untuk itu, seseorang harus memulai hari Lebaran dengan mengonsumsi makanan normal dan ringan. Jangan lupa pilih makanan sehat yang mudah dicerna di dalam perut.

5. Jaga porsi dan makan lebih sering

Cobalah untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil. Meski begitu, bisa makan lebih sering. Itu adalah cara terbaik agar perut mencerna makanan dengan baik dan menstimulasi metabolisme. Pastikan pula membatasi waktu makan setiap tiga hingga empat jam.

6. Jangan terlalu cepat menghabiskan makanan

Jika menghabiskan makanan hanya dalam lima menit, seseorang tergoda untuk makan lagi dan akibatnya merasa sangat kekenyangan setengah jam berikutnya. Menurut Dr. David Forecast, konsultan gastroenterologi di London Clinic, setidaknya butuh waktu 20 menit untuk menghabiskan sepiring makanan jika mengunyahnya dengan benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Dr. David menganjurkan agar berdiri beberapa waktu setelah makan. Jika merasa nyaman dan tidak kekenyangan saat berdiri, artinya sudah makan dengan cukup.

Ingat, Idul Fitri bukanlah hari di mana bisa makan berlebihan, tapi hari di mana bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga serta kerabat. Jadi, makanlah dengan bijak agar bisa tetap berbahagia merayakan Hari Kemenangan bersama orang-orang tercinta dan bukan di rumah sakit.

Donny Januar, Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesra) Kecamatan Leles.

JKN Jadi Andalan Keluarga Donny, dari Operasi Hernia hingga Empedu

Bagi pria berkacamata tersebut, pengalaman adalah guru yang paling berharga tentang bagaimana pentingnya perlindungan kesehatan bagi setiap individu ke depannya.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut