Tujuh Bulan Krusial bagi Nakhoda Baru KPU

Juri Ardiantoro
Sumber :
  • Antara/ Andika Wahyu

VIVA.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki nakhoda baru. Juri Ardiantoro terpilih menggantikan Husni Kamil Manik yang berpulang dalam masa tugas. Setumpuk pekerjaan rumah harus segera dirampungkan Juri bersama kolega-koleganya jelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2017.

img_title Siap-siap! Pemerintah Gelar Pesta Rakyat di Monas Saat HUT ke-81 RI

Penyelenggaraan pilkada serentak itu menuntut KPU lebih berperan dibandingkan pelaksanaan pilkada yang tidak dilakukan secara serentak. Misalnya saja, hari-hari ini, komisi yang bertugas menyelenggarakan pemilu itu harus berkejaran dengan waktu agar Peraturan KPU tentang Pelaksanaan Pilkada serentak 2017 dapat dirampungkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juri Ardiantoro terpilih secara aklamasi dalam rapat pleno tertutup yang digelar KPU pada Senin 18 Juli 2016. Panjangnya pembahasan membuat para peserta rapat baru tampak meninggalkan arena pada Selasa dini hari, 19 Juli 2016.

img_title Istana Beberkan Rangkaian Agenda HUT ke-81 RI: Ada Zikir Bersama hingga Merdeka Run

Komisioner KPU, Sigit Pamungkas, mengatakan, komisi telah mengambil keputusan dengan musyawarah. Sidang pleno komisioner KPU akhirnya memutuskan ketua KPU definitif akan dijabat oleh sesama komisioner KPU.

"Jadi, Pak Juri akan menjadi ketua KPU definitif menggantikan Pak Hadar Nafis Gumay yang menjadi plt ketua KPU 7 hari. KPU sudah mempunyai tiga ketua, yakni Pak Husni Kamil Manik, Pak Hadar Nafis Gumay, dan Pak Juri Ardiantoro," ujar Sigit di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Selasa dini hari, 19 Juli 2016.

img_title Banyak Lahan 'Nganggur', Pemerintah Segera Evaluasi Kerjasama Pemanfaatan Aset-aset Kemayoran

Sigit berharap, ketua KPU definitif yang baru akan dapat menyelesaikan masa jabatan sebagai penyelenggara pemilu periode 2012-2017 dengan baik. Ketua KPU definitif diminta bisa mempertahankan prestasi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik sekaligus melanjutkan agenda-agenda penting lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Misal terkait dengan penguatan kelembagaan KPU, peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu, serta pengaturan yang lebih baik, regulasi pemilu secara keseluruhan dan bisa menjadi jembatan yang efektif untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan yang terkait dengan penyelenggara pemilu," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan menjadi plt ketua KPU selama sepekan. "Tentu saya berterima kasih ada kesempatan (menjadi) pemimpin (KPU) satu minggu ini. Seminggu saya rasa lumayan juga jadi ketua, apalagi dalam satu minggu ada dua RDP (rapat dengar pendapat). Tidak gampang juga ya. Sekarang saya sudah selesaikan tugas saya dan KPU ini sekarang sudah ada pemimpin barunya," ujar dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut