Waspada Serangan Zika dari Singapura
- REUTERS/Edgar Su
"Virus ini lebih ringan dari demam berdarah dan Malaria. Tapi virus ini sangat berbahaya terhadap ibu hamil, karena bisa menyebabkan mikrosefali (pengecilan kepala) terhadap bayi," katanya.
Ia melanjutkan, untuk mencegah masuknya virus yang berasal dari Brasil, pihak bandara, baik Batam maupun Cengkareng Banten, juga memperketat pemeriksaan menggunakan thermal scanner bagi orang yang datang dari Singapura.
Kendati demikian, lanjut Subuh, Indonesia belum memberikan peringatan bepergian (travel warning) kepada masyarakat yang ingin ke Singapura. "Saat ini kita belum melakukan travel warning untuk pergi ke Singapura," ungkapnya.
Sikap Taiwan tegas
Walau kewaspadaan tinggi, tetapi Subuh menegaskan bahwa warga Indonesia di Singapura saat ini tidak ada yang terjangkit virus Zika.
"Sampai saat ini belum ditemukan laporan kasus Zika untuk warga Indonesia. Tapi kami tetap memantau perkembangannya terus-menerus," papar dia.
Berbeda dengan Indonesia. Taiwan langsung meningkatkan peringatan bepergian ke luar negeri menjadi level atau siaga 2 terkait penyebaran virus Zika.
Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan (Taiwan's Centre for Disease Control/CDC), seperti dilansir Channel News Asia, menyarankan warga Taiwan, khususnya ibu hamil, untuk tidak melakukan perjalanan wisata ke Singapura.
Hal ini bertujuan mengambil tindak pencegahan terhadap gigitan nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus Zika.
Di bawah sistem peringatan CDC, tingkatan peringatan bepergian level atau siaga 1 berarti meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindak pencegahan.
Siaga 2, artinya warga harus berhati-hati serta meningkatkan perlindungan. Siaga 3 atau tertinggi, melarang warganya untuk bepergian, ke atau dari, negara tertentu.
Kabar menyebarnya virus Zika hingga ke Singapura telah meningkatkan kewaspadaan warga Indonesia akan kemungkinan virus berbahaya itu masuk ke negara ini.
Bagi Anda yang baru mendengar virus ini, Anda perlu memahami bahwa virus yang dibawa oleh nyamuk ini bisa menyebabkan mikrosefali, yakni ukuran kepala kecil yang abnormal yang merupakan kondisi bawaan terkait dengan pertumbuhan otak yang tidak sempurna.
Tips tangkal Zika
Selain itu, Zika juga bisa menyebabkan sindrom Guillain-Barré. Pada ibu hamil yang terkena Zika juga bisa menyebabkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan.