Kejutan Trump

Donald Trump saat menyampaikan pidato kemenangannya sebagai Presiden ke 45 Amerika.
Sumber :
  • REUTERS/Mike Segar

VIVA.co.id – Kemeriahan mewarnai ruangan @America di gedung Pacific Place, Jakarta Pusat, pada Rabu, 9 November 2016. Aura hajatan besar pemilihan presiden negara Paman Sam yang gempita terbawa hingga ke Jakarta.

img_title Donald Trump dan Kedua Anaknya Akan Diperiksa Terkait Penipuan

Dekorasi ruangan penuh gambar kandidat presiden AS, bendera Amerika Serikat, pita dan balon. Kopi dan donat juga dihadirkan untuk teman ngobrol tamu dan wartawan yang hadir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Wakil Dubes AS untuk Indonesia, Brian McFeeters, sempat mengatakan, jika presiden baru AS terpilih, maka pihaknya akan memberikan pernyataan sebelum menutup acara.

img_title Donald Trump Ambil Surat Cinta Kim Jong Un dari Gedung Putih

Situasi sejak pukul 08.00 WIB ramai dan meriah. Diskusi juga digelar untuk membahas kemungkinan siapa yang  menang. Namun, setelah jam menunjukkan pukul 11.00 WIB, situasi mulai berubah.

Pergerakan angka antara kandidat dari Partai Republik, Donald Trump, dan Partai Demokrat, Hillary Clinton begitu ketat.

img_title 5 Fakta Tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, Iran Akan Balas Dendam?

Perlahan, perolehan angka yang didapat Trump mulai menanjak. Perlahan tapi pasti Trump meninggalkan Hillary.

Semua mata tertuju pada layar yang menampilkan hitung cepat di seluruh negara bagian. Saat mencapai angka 200, Trump secara pasti menyalip Clinton. Hitungan untuk Clinton berhenti di angka 218.

Sementara itu, Trump terus bertambah. Secara tiba-tiba, wakil Dubes AS berpamitan, ia mengaku ada rapat mendadak yang harus dihadiri.

Semua yang berada dalam ruangan sejuk itu mulai tegang, menghitung menit demi menit. Satu per satu orang yang berada di dalam ruangan pergi.

Hanya tersisa wartawan yang kebingungan karena kehilangan narasumber. Sekitar pukul 14.15 WIB, perhitungan selesai. Trump membukukan suara sebanyak 278 electoral vote, sedangkan Hillary tetap 219 suara.

Trump menang. Dan ruangan di @America mendadak lengang. Tanpa pernyataan atau salam penutup, acara bubar jalan.

Mengejutkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan Trump memang mengejutkan. Sejak awal, keduanya sah menjadi perwakilan dari partai masing-masing, jajak pendapat mengenai siapa presiden AS selanjutnya kejar mengejar.  Baik Trump atau Hillary, keduanya sama-sama memiliki kesempatan besar untuk menang.

Namun, semakin mendekati hari pemilihan, dukungan untuk Hillary makin menguat. Sejumlah media dengan tegas menolak Trump. Artis-artis yang kekinian juga satu per satu menyatakan dukungan pada mantan ibu negara itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut