Tawaran Menarik Wapres AS untuk RI
- REUTERS/Darren Whiteside
Adapun penjelasan yang disampaikan Presiden Jokowi kepada Wapres Pence adalah terkait divestasi 51 persen saham PT Freeport untuk Indonesia dan perubahan kontrak karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
"Pence sangat puas dengan penjelasan Presiden Jokowi. Masa rakyat kita (Indonesia) minta saham lebih banyak enggak boleh," kata Luhut, di Istana Negara, Jakarta, Kamis 20 April 2017.
Selanjutnya... Keuntungan Indonesia
Keuntungan Indonesia
Kedatangan Wapres Pence ke Indonesia, ternyata ditanggapi positif pengamat, salah satunya adalah ekonom dari Standard Chartered Bank, Aldian Taloputra. Menurutnya, kedatangan Pence menjadi peluang Indonesia untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi dua negara.
Selain itu, tudingan negara tersebut terhadap Indonesia dalam hal defisit perdagangan juga dapat dimanfaatkan Indonesia dengan sejumlah komitmen. Terlebih sebenarnya Indonesia sebenarnya bukan negara yang sangat merugikan bagi AS, dan tidak seperti China yang alami suplus cukup besar dengan AS.
"Jadi sebaiknya dari kedatangan Pence ini, kita cari peluang aja untuk kerja sama investasi dan perdagangan. Itu yang menjadi urgensi kali ini," tegasnya.
Sedangkan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan, dengan kedatangan Wapres Pence sejumlah sektor industri Indonesia diharapkan bisa lebih didorong lebih maju.
"Kalau industri dengan AS, kita juga mendorong mereka interest-nya ke power plan, kemudian di industri sebagian juga terkait dengan industri digital. Kemudian juga, industri yang sebagian lebih ke consumer product," kata Airlangga saat ditemui di Hotel Shang Ri-La, Jakarta, Kamis 20 April 2017.Â
Menurut dia, sektor-sektor yang cukup berkembang di Indonesia itu dapat dikembangkan dengan kerja sama yang lebih baik dengan AS. Lantaran Indonesia masih membutuhkan transfer teknologi dari negara Amerika Serikat.Â
"Trade dan ekspor kita positif dengan AS, namun kita juga mendorong bahwa apa yang diproduksi di Indonesia tidak diproduksi di AS, dalam arti complimentary. Ekspor kita banyak di tekstil, di sepatu, itu kan juga menggunakan merek AS, Nike, Reebok, atau yang lain," kata dia. (one)
Â