Virus Baru Lagi dari China, dan Posisi Menkes Terawan Saat Ini
- vstory
VIVA – Beragam berita dan informasi disajikan VIVA.co.id setiap harinya. Meski demikian, informasi yang berkaitan dengan virus, ternyata masih menjadi perhatian pembaca pada, Rabu 25 Maret 2020.
Berita terpopuler pertama masih terkait virus, namun kali ini virus baru yang dijuluki Hantavirus. Daya mematikannya ternyata lebih dahsyat, yakni hanya dalam hitungan jam.
Selanjutnya, informasi mengenai tingginya angka kematian akibat Virus Corona COVID-19 terus menyeret sosok Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, selama menjalankan tugasnya.
Berita lain yang tak kalah populer adalah Kondisi Amerika Serikat semakin memburuk. Negara adi kuasa itu, telah menjelma menjadi pusat penyebaran Virus Corona atau COVID-19, karena jumlah penderita corona yang naik tinggi.
Selain tiga berita tersebut, masih ada dua berita terpopuler lainnya yang tidak kalah menarik. Kelima berita tersebut akan dirangkum dalam Round Up, sebagai berikut.
1. Muncul Virus Baru di China Selain COVID-19, Membunuh Hitungan Jam
Dalam laporan yang dikeluarkan Global Times, Rabu 25 Maret 2020, seorang pria asal Provinsi Yunnan China meninggal setelah terpapar Hantavirus saat naik bus menuju Provinsi Shandong.
Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang lainnya harus menjalani tes.Lantas, apa itu Hantavirus? Baca informasi selengkapnya di tautan ini.
2. Corona Indonesia Sedot Perhatian Dunia, Menkes Terawan Terus Digoyang
Tingginya angka kematian pasien COVID-19 ini membuat posisi Terawan terus digoyang dan dianggap ikut bertanggung jawab. Tak hanya desakan mundur yang kini semakin santer terdengar. Kasus COVID-19 di Indonesia ini semakin menyedot perhatian dunia.
Beberapa media asing semakin sering menyoroti kasus Corona di Indonesia. The Telegraph hingga media kenamaan Reuters ikut menyoroti situasi Indonesia. Dan nama Terawan mau tak mau terus disinggung. Lebih lengkapnya ada di tautan ini.
3. Amerika Kritis, Jumlah Penderita Corona Meledak Bisa Lampaui China
Berdasarkan data terbaru yang disiarkan CSSE Johns Hopkins University, Rabu 25 Maret 2020, jumlah penderita positif corona di Amerika telah mencapai angka 55.225 jiwa. Jumlah warga Amerika yang meninggal dunia akibat corona sebanyak 801 orang.
Badan Kesehatan Dunia atau WHO memprediksi, Amerika bakal bisa menggantikan China sebagai negara terparah dan terbanyak korban corona. Selengkapnya ada di tautan ini ya.