Seruan Boikot Produk Prancis hingga Dampak Kritik Erdogan
- Euronews
VIVA – Berita terkait seruan boikot produk Prancis jadi yang terpopuler di kalangan pembaca kanal News sepanjang Senin, 26 Oktober 2020. Pemerintah Prancis pun meminta negara-negara di Timur Tengah agar mengakhiri boikot tersebut.Â
Reaksi negatif itu muncul karena komentar Presiden Prancis, Macron terhadap pembunuhan seorang guru Prancis yang mempertunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelas.
Penggambaran Nabi Muhammad dapat menyinggung umat Islam karena tradisi Islam secara eksplisit melarang gambar Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.Â
Berita selanjutnya yang menyedot perhatian pembaca adalah profil Iptu Anggoro, Kanit Reskrim Polsek Kaliderse, Jakarta Barat. Sepak terjangnya sebagai penegak hukum tak bisa dianggap sebelah mata. Dia turut menjaga kerusuhan 98 hingga mengungkap kasus kriminal kelas kakap.
Tak kalah menarik, berita soal pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat Teungku Abdurrani Adian. Dia meminta aparat kepolisian termasuk polisi penegak syariat Islam mengungkap maraknya indikasi prostitusi daring di masyarakat Aceh.
Selanjutnya berita terkait pasangan suami istri melakukan perampokan toko sembako juga menyita perthatian. Kemudian, berita terkait dampak kritik Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan">Erdogan terhadap Prancis juga menyita perhatian.Â
Simak selengkapnya berita terpopuler kanal news sepanjang Senin, 26 Oktober 2020:
1. Prancis Minta Negara-negara Arab Hentikan Seruan Boikot Produknya
- The Independent
Prancis meminta negara-negara di Timur Tengah agar mengakhiri seruan boikot produk-produknya sebagai bentuk protes terhadap pembelaan Presiden Emmanuel Macron atas hak untuk menunjukkan kartun Nabi Muhammad.
2. Iptu Anggoro, Jaga Kerusuhan 98 hingga Nangkap Imam S Arifin
- VIVA / Andrew Tito (Jakarta)
Murah senyum, rajin beribadah dan ramah, adalah karakter dari seorang perwira polisi yang kini menduduki jabatan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres Jakarta Barat, Iptu Anggoro Winardi.
Meski baru dua balok pangkat yang tersemat di bahunya, namun berkat sederet prestasi pengungkapan kasus kriminal kelas kakap, hingga narkoba jumlah besar jaringan internasional, pria yang memulai kariernya di kepolisian pada tahun 1997 ini di percaya menduduki jabatan strategis.
3. Ulama: Bisnis Prostitusi Online di Aceh Marak Selama Pandemi COVID-19