Perlakuan Real Madrid kepada Sergio Ramos Sampai Kabar Ahsan/Hendra
- twitter.com/realmadriden
VIVA – Halo, pembaca VIVA ada sejumlah berita yang menarik dan diburu di kanal Bola dan Sport, Sabtu, 30 Januari 2021. Mulai soal skema Manchester United agar bisa puncaki klasemen Premier League.Â
Kemudian ada final Copa Libertadores. Dan soal Real Madrid yang tidak menghargai Sergio Ramos.Â
Sedangkan di kanal Sport, soal pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih cukup dicari pembaca. Selain itu, berita Khabib Nurmagomedov juga menjadi salah satu artikel yang diincar.Â
Berikut lima berita yang paling menarik di kanal Bola dan Sport:Â
- Skema MU Puncaki Klasemen Premier League Lagi Malam Ini
 Premier League pekan ke-21 menyajikan duel-duel panas pada Sabtu hingga Minggu dini hari WIB 31 Januari 2021. Klasemen bisa saja bergeser dan yang paling disorot adalah perebutan posisi puncak. Manchester United berpotensi kembali ke puncak, bagaimana skemanya?
Kini Setan Merah ada di posisi kedua, mereka dikangkangi Manchester City usai menelan kekalahan memalukan di partai sebelumnya menghadapi Sheffield United dengan skor 1-2.Â
Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer mengoleksi 40 poin dari 20 laga, berselisih 1 poin dari Manchester City yang duduk di posisi puncak.Â
- Final Copa Libertadores: Wonderkid Brasil Tantang Eks Bomber AC Milan
Final Copa Libertadores 2020 bakal berlangsung malam ini atau Minggu dini hari WIB, 31 Januari 2021. Dua tim Brasil, Palmeiras dan Santos bakal bentrok di Estadio Maracana.
Laga ini mempertemukan dua bomber tajam, Luiz Adriano dan Kaio Jorge. Mereka merupakan dua pemain yang berbeda generasi.
Adriano lebih senior, dia sudah berusia 33 tahun. Dia memiliki pengalaman tampil di Eropa bersama Shakhtar Donetsk, AC Milan, dan Spartak Moscow.
- Kejamnya Real Madrid Usir Sergio Ramos
Real Madrid kembali menunjukkan sifat aslinya, kurang ajar ke legenda. Kali ini, Sergio Ramos menerima perlakuan yang kurang enak dari manajemen Madrid.
Insiden bermula ketika Ramos menanyakan masalah kontraknya bersama Los Blancos.
Memang dalam beberapa kali negosiasi, keduanya selalu mentok. Tapi, kali ini berujung pada kekecewaan bagi Ramos.