Luhut Bicara, Kata Riza Soal Anies dan Satpol PP Minta Maaf
- VIVA/Irfan
VIVA – Berita tentang Satpol PP yang diduga memukul ibu hamil pemilik kafe di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan jadi perhatian publik. Aksi Satpol PP tersebut terjadi saat razia PPKM darurat di wilayah tersebut.
Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, pun meminta maaf atas perbuatan anak buahnya itu. Selain soal berita aksi Satpol PP, ada juga berita mengenai vaksin covid-19. Seorang gadis remaja dari Norwegia mengklaim telah mengalami efek samping yang agak aneh setelah dia disuntik vaksin Pfizer.
Remaja tersebut mengaku setelah menerima suntikan vaksin Pfizer beberapa minggu yang lalu, payudaranya tumbuh lebih besar dan ukuran bra-nya diduga bertambah. Kok bisa ya?
Berita tersebut merupakan bagian dari berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca VIVA sepanjang Kamis 15 Juli 2021. Berikut lengkapnya:
1. Soal Perpanjang PPKM Darurat, Luhut: Jangan Kelamaan, Malah Buat Mati
Pemerintah masih terus melakukan pengkajian sebelum memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat. Dalam pengambilan keputusan, Pemerintah tidak sembarangan dan tetap mempertimbangkan berbagai macam hal.
"Ini tentu kami amati dengan cermat. Kami punya tim juga yang amati sampai berapa jauh ini kami pergi, istilah saya itu kalau bengkok sesuatu mesti ada batasnya, kalau bengkok terus ya patah," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers virtual, Kamis 15 Juli 2021.
Baca selengkapnya di sini
2. KPK akan Periksa Anies, Wagub: Saya Yakin Beliau Tidak Terlibat
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan terkait kasus dugaan pengadaan lahan di wilayah Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan menghormati proses hukum yang berlaku di Indonesia. Yang pasti ia menegaskan, rekannya itu seharusnya tidak diperkarakan dengan dugaan kasus tersebut.
"Ya semua menjadi kewenangan daripada penegak hukum. Tapi saya yakin ya pak Anies jauh dari terlibat urusan sana di Jakarta," kata Ahmad Riza Patria di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Juli 2021. Baca selengkapnya di sini