Kemendagri Sentil Anies, Ormas Sayap PKS Puji Kapolda Metro

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah)
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Akhir pekan Sabtu, 6 November 2021, beberapa isu jadi perhatian pembaca VIVA.co.id. Salah satunya terkait artikel Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyentil Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dana hibah.

img_title Golkar dan PKS Sepakat Ambang Batas Parlemen 5 Persen

Artikel tersebut jadi terpopuler di kanal News. Selanjutnya, ada artikel terpopuler lainnya menyangkut peringatan dokter soal kabar lonjakan kasus COVID-19 di negara maju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deretan terpopuler lainnya ada ormas sayap kepemudaan PKS, Gema Keadilan yang mengapresiasi kinerja Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

img_title Golkar dan PKS Perkuat Kolaborasi Koalisi, Bahas Undang Undang Pemilu

Selain itu, artikel terpopuler lainnya terkait isu polisi jemput paksa dua mahasiswa UNS Solo. Lalu, ada prediksi Dahlan Iskan soal Andika Perkasa yang berpotensi jadi bintang dalam peta capres.

Berikut 5 artikel terpopuler di kanal News yang dirangkum dalam Round-up:

img_title Menhut Raja Juli Bilang 'Asap Tak Punya KTP', Anies Langsung Nostalgia: Harusnya Dulu Saya Daftarkan Hak Cipta

1. Sentil Anies, Kemendagri: Pemda Tak Sembarangan Terima Hibah Asing

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Andrew Tito

Penggunaan dan masuknya hibah asing ke daerah jadi sorotan publik. Hal ini terkait isu dugaan hibah asing dari Vital Strategis, organisasi nirlaba afiliasi Bloomberg Philantropies seiring dengan terbitnya Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021. 

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Mochammad Ardian Noervianto menjelaskan hibah asing maupun pinjaman luar negeri memang tak bisa sembarangan masuk, terlebih untuk pemerintah daerah. Baca selengkapnya di sini.

2. Negara Maju Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19, Dokter: RI Hati-hati

VIVA Militer: Anggota Lanal Dabo Singkep lakukan serbuan vaksin

Photo :
  • Instagram/@koarmad_1

Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr. Eva Sri Diana menjelaskan, tes COVID-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) adalah alat diagnostik yang akurasinya lebih tinggi. Metode PCR lebih akurat dibandingkan pemeriksaan antigen, rapid test, atau GeNose. 

Namun, Eva mengingatkan agar berhati-hati dalam menggunakan sebuah alat tes COVID-19. Sebab, alat ini hanya menggambarkan kondisi saat seseorang itu diperiksa. Baca selengkapnya di sini

3. Apresiasi Kapolda Metro, Ormas Sayap PKS: Hadirkan Polisi Presisi

Ormas sayap PKS Gema Keadilan

Photo :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengurus Gerakan Pemuda (Gema) Keadilan DKI tiba-tiba mendatangi Polda Metro Jaya. Tujuan kedatangan ormas sayap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu ternyata punya maksud menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. 

Ketua Gema Keadilan DKI Ahmad Rachmawan menyampaikan apresiasinya atas kinerja Polda Metro di bawah kepemimpinan Fadil Imran. Salah satu yang jadi acuan adalah pemberantasan narkoba. Baca selengkapnya di sini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut