Petani Sawit Hancur Lebur, Kaesang Tertawai Bobby, Netizen Cari Giring

Petani kelapa sawit memanen tandan buah kelapa sawit saat banjir di Kabupaten Kampar, Riau (Fotoi ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hadly V

VIVA – Halo VIVAnians, sejumlah berita menarik dan populer sepanjang hari Selasa, 26 April menghiasi kanal news VIVA.co.id. Berita terpopuler pertama yakni tanggapan Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung soal keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang ekpsor minyak goreng sawit atau MGS

Kemudian ada juga berita Food Estate yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disebut gagal. Selanjutnya ada kelakuan anak Presiden Jokowi Kaesang Pangarep yang menertawai kakak iparnya, sekaligus Wali Kota Medan Bobby Nasution yang diancam akan dipatahkan lehernya.

img_title Saham Emiten-emiten Sawit Melonjak di Tengah Isu Karhutla, Simak Fakta Sebenarnya

Lalu ada pengakuan pria yang mengancam Bobby Nasution yang tak tahu bahwa Bobby yang ia ancam dipatahkan lehernya adalah Wali Kota. Terakhir ada berita suara-suara netizen yang mencari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi Jokowi melihat sirkuit Formula E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut lima berita terpopuler yang sudah dirangkum dalam round up:

img_title Pemerintah Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Dapat Dana Peremajaan Sawit Rakyat

1. CPO Ternyata Boleh Diekspor, Petani Sawit: Kami Terlanjur Hancur Lebur

Keputusan Presiden Joko Widodo yang melarang ekpsor minyak goreng sawit atau MGS dinilai menandakan situasi di Indonesia sudah genting. Apalagi keputusan itu dibuat dalam rapat koordinasi terbatas dua menko dan digelar akhir pekan.

img_title Tak Terima Harga Sawit RI Diatur Belanda, Prabowo Tegaskan Peran DSI Bagi Komoditas Nasional

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat ME Manurung mengatakan, sebenarnya Petani sangat memahami maksud Presiden Jokowi tersebut, yaitu untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Namun kebijakan itu harusnya cepat diantisipasi para menteri terkait, melalui otoritas masing-masing kementerian.

"Kejadian seperti saat tidak perlu terjadi, jika Kementerian terkait langsung mengantisipasi, sebab sawit itu tidak sama dengan kasus batu bara atau nikel. Harga TBS (tandan buah segar) itu harian, kami petani sawit terlanjur hancur-lebur," ujar Gulat dikutip dari keterangannya, Selasa, 26 April 2022. 

Baca selengkapnya di sini

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Food Estate Jokowi di NTT Gagal Total, Ini Faktanya

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Gela Lay Rade memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa program food estate jagung di Belu yang dicanangkan Presiden Jokowi gagal total.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut