Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadhan
- VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin
VIVA – Ziarah kubur kerap menjadi rutinitas umat muslim menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Meski bukan kewajiban, namun kegiatan ini disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW dan bisa dilakukan kapan saja. Berikut doa ziarah kubur yang bisa dibaca ketika mengunjungi makam.
Mengunjungi makan almarhum kerabat hukumnya diperbolehkan, namun tidak berdosa apabila tak dilakukan. Namun, tak ada anjuran untuk dilakukan di waktu tertentu sehingga ziarah makam sebenarnya dapat dilakukan meski bukan jelang ramadhan dan hari raya.
Selain itu, ziarah makan sendiri bertujuan untuk mendoakan almarhum kerabat dan bukan meminta doa dari almarhum. Ada pun Nabi Muhammad menganjurkan bahwa ziarah makam adalah sebagai pengingat akan kematian yang bisa datang pada semua orang. Berikut ulasan mengenai ziarah kubur beserta doanya dikutip dari berbagai sumber.
Rasulullah berkata:
“Aku pernah melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah kalian ke kubur.”(HR. Nasa’i).
Berikut doa saat ziarah kubur, dikutip dari laman Berdoa.
1. Membaca Salam
Apa pun yang akan mereka tinggalkan dari rumah di penghujung malam, dia bekerja dengan penghuni yang menyambut mereka. Anda juga disarankan untuk melayani penghuni kuburan saat memasuki kuburan.
“Assalamu‘alaìkum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu‘adun ghadan mu’ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun”
Artinya :
“Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”
2. Membaca Istighfar
“Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi.”
Artinya :
“Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
3. Membaca Al Fatihah
Selanjutnya, doa Al Fatihah dikirimkan kepada keluarga almarhum dan wali lainnya. Karena semua doa yang baik diterima dengan Allah SWT.
“Alhamdu lilla_hi rabbil ‘a_lamin. Ar Rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash-shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin”