Sholat Sunnah - Niat Puasa, UAS Sebut Amalan 24 Jam Saat Ramadhan
- VIVA/Muhamad Solihin
VIVA – Ramadhan dianggap menjadi bulan paling mulia bahkan sebagai ladang pahala. Namun, agar Ramadhan lebih bermakna, Ustaz Abdul Somad menyebutkan amalan selama 24 jam yang bisa dilakukan. Apa saja itu?
Dalam sebuah video ceramah di Pekanbaru, UAS, sapaan akrabnya menyebut ada amalan yang sebaiknya dilakukan saat memasuki bulan Ramadhan. Amalan tersebut, menurut UAS, begitu ringan untuk dilakukan namun pahalanya sangat besar.
Berikut amalan selama 24 jam saat Ramadhan
Tarawih
Amalan paling pertama yaitu sholat sunnah tarawih. Menurut UAS, tarawih berarti shalat sunnah dengan duduk istirahat karena ayatnya yang panjang.
"Umat muslim rela melakukan ini karena yakin dan beriman pada Allah SWT, maka diampunkan Allah SWT dosa-dosanya yang lalu," tutur UAS.
Witir
Amalan selanjutnya yaitu sholat sunnah witir. Sejarah singkat dari shalat sunnah ini berdasarkan kesukaan Allah SWT pada hal ganjil, maka disebut shalat ganjil. Sholat witir dimulai dari 3,5,7, hingga 9 rakaat, dan paling banyak 11 rakaat.
"Bedanya dengan shalat fardhu adalah salamnya hanya sekali, di akhir. Kalau sudah shalat witir habis tarawih, tidur nanti malam bangun tinggal tahajjud saja. Nabi Muhammad SWA pernah shalat sunnah setelah shalat witir," tuturnya.
Sholat Sunnah Wudhu
Sebelum memulai tahajjud, dianjurkan melakukan sholat sunnah wudhu saat bangun pukul 3 dini hari. Dalilnya, kata UAS, disebutkan bahwa Rasulullah pernah bertanya pada Bilal di mana terdengar suara gesekan sendalnya di surga.
"Bilal berkata pada Rasul, bahwa amalan yang tak pernah ditinggalkannya adalah sholat sunnah wudhu," ungkap UAS.
Sholat taubat
Setelah sholat sunnah wudhu, diperbolehkan memulai dengan sholat sunnah taubat dengan niat untuk memohon ampun. Jika tak ingin mandi, cukup dengan wudhu, lalu sholat sunnah 2 rakaat dan minta ampun pada Allah SWT.
Tahajjud
Untuk sholat sunnah tahajjud, dianjurkan hingga 8 rakaat. Amalan sholat tahajjud saat ramadhan sendiri sangat besar lantaran diharapkan oleh Allah SWT.
"Allah tak minta seluruh malam, hanya sebagian saja. Kalau satu malam, kita nggak bisa kerja besoknya," terang UAS.
Sholat hajat