Rukun, Syarat & Keutamaan Itikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan
- ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Nawaitu an a'takifa fi hadzal masjidil ma dumtu fih
Artinya:"Saya berniat itikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya."
Atau bisa juga dengan bacaan berikut,
Nawaitul i'tikafa fi hadzal masjidil lillahi ta'ala
Artinya:"Saya berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah SWT."
Beberapa riwayat mengatakan, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, sholawat atas nabi Muhammad SAW, tilawah Al Quran, membaca tafsir dan amaliah-amaliah ibadah lainnya. Tak lupa tetap menjaga kesucian diri selama beritikaf.
Keutamaan Menjalankan Itikaf:
Itikaf hukumnya sunnah. Akan tetapi menjadi wajib apabila diiringi dengan nadzar sebelumnya. Berikut keutamaan menjalankan itikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan,
1. Bersiap menyambut datangnya Lailatul Qadar
Diriwayatkan dalam HR. Bukhari & Muslim,
???? ????????? ?????? ???????? ??????? ???????:- ????? ??????????? - ??? ???? ???? ???? - ????? ?????????? ?????????? ????????????? ???? ?????????, ?????? ?????????? ????????, ????? ????????? ??????????? ???? ???????? - ????????? ????????
Artinya:" Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa beritikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau di wafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beritikaf setelah beliau wafat. Muttafaqun 'alaih."
2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Itikaf dilakukan semata-mata untuk beribadah dan mendapatkan rahmat-Nya. Sebagaimana dalam tata cara itikaf, ibadah sunnah ini dilakukan dengan memperbanyak dzikir dan sholat.
Berdiam diri sebagaimana yang dimaksudkan dalam perintah ini adalah untuk mengagungkan nama dan kebesaran-Nya. Hal itulah yang menjadikan itikaf sebagai salah satu bentuk kedekatan diri kepada Allah SWT.
3. Salah satu bentuk ketaatan kepada ajaran Rasulullah SAW
Diriwayatkan dalam Bukhari dan Muslim, setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari, Rasulullah menjalankan ibadah itikaf.
Abu Hurairah ra berkata:"Adalah kebiasaan Rasulullah SAW dalam menjalankan itikaf sepuluh hari lamanya setiap bulan Ramadhan. Dan pada tahun wafatnya, beliau menjalankan itikaf selama dua puluh hari." (HR. Bukhari & Muslim)
4. Didoakan Ampunan oleh Malaikat
Ustadz Enjang Burhanudin Yusuf M.A dalam bukunya Mujahada di Siang Hari Meraup Pahala di Saat Sibuk mengatakan, malaikat akan memohonkan ampun bagi orang yang berdiam menunggu waktu sholat dalam keadaan suci.
Seperti diriwayatkan dalam HR. Ahmad;
"Tidaklah seseorang di antara kalian duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, melainkan para malaikat akan mendoakannya, "Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah, sayangilah ia," (HR. Ahmad).