Pemerintah Incar Agen Hingga Pedagang yang Jual Gula di Atas HET

Mendag Agus turun langsung operasi pasar gula di Bogor, Jawa Barat.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemendag.

VIVA – Stabilisasi harga pangan terus dilakukan pemerintah jelang Lebaran. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penurunan harga gula pasir yang harganya naik saat ini.

img_title Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto pun menegaskan jika ada distributor, sub distributor dan pedagang yang membuat harga jual gula sampai ke konsumen menjadi lebih mahal dari Rp12.500/kg, pihaknya dan Satgas Pangan tidak akan segan-segan menindaknya dengan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikannya usai melakukan Operasi Pasar Gula Pasir di Pasar Baru Bogor, hari ini. Dia pun turun langsung menjual gula pasir dalam kegiatan itu dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per Kg.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

“Ini perintah bapak Presiden. Jika ada distributor, agen dan pedagang yang menjual harga gula lebih mahal dari HET Rp12.500 per kg, tolong segera laporkan. Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan tak akan segan-segan menindaknya,” tegas Agus dikutip dari keterangannya, Minggu 17 Mei 2020.

Dalam operasi pasar itu, Agus didampingi bersama Walikota Bogor Bima Arya. Masyarakat Kabupaten Bogor yang menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antusias akan upaya pemerintah itu.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

Lebih lanjut dia pun memastikan pasokan gula salah satunya di pasar tersebut, akan terus didorong pemerintah bekerjasama dengan pihak BUMN dan swasta. Sehingga stabilitas harga bisa terwujud.

“Setiap hari PT Sungai Budi Group akan  memasok 12 ton gula pasir ke 4 pedagang di Pasar Baru  dan sebagian dijual ke konsumen secara langsung. Jumlah pedagang dan jumlah pasar akan terus ditambah hingga harga gula telah benar-benar normal,” tegasnya.

Sebagai informasi, penjualan langsung gula oleh produsen yang dimulai sejak kemarin 16 Mei 2020 di Tangerang dan dilanjutkan di Bogor ini dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Stok gula sangat cukup. Jangan sampai ada gap harga terlalu jauh karena konsumen nanti yang akan dirugikan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pedagang dan pembeli harus memakai masker serta menerapkan physical distancing. Setiap jarak antrean ditandai dengan garis warna cokelat. 

“Insya Allah harga gula akan kembali normal sesuai HET Rp12.500/kg di seluruh Indonesia termasuk kota Bogor,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut