Awal Mula Populernya Istilah Mudik

Pemudik roda dua melintasi kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

VIVA – Menjelang Idul Fitri, masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik ke tempatnya masing-masing. Istilah mudik sudah lekat dan menjadi tradisi dalam perjalanan pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.

img_title Usai Ramadan, Orang Indonesia Makin Selektif dalam Berbelanja

Istilah mudik, menurut catatan Google, dalam tradisi nusantara telah berakar sejak abad ke-14. Praktik mudik dalam tradisi masa lalu di nusantara merupakan perjalanan pulang kampung berkunjung ke tanah kelahiran atau tanah nenek moyang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Catatan Google, manuskrip dari periode Kerajaan Majapahit menunjukkan, para bangsawan kala itu sering bepergian dari Ibu Kota Majapahit, Trowulan, sekarang masuk wilayah Kediri, ke rumah leluhur mereka. Misi pulang kampung kala itu untuk menghormati dan menenangkan roh leluhur. 

img_title Kredivo 'Nyayur' selama Ramadan hingga Lebaran

Beralih waktu, tradisi pulang kampung ke tanah leluhur menjadi ritual. Misalnya saja, orang Hindu Bali pulang kampung halaman untuk merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan. Mereka meyakini, pada hari suci tersebut, roh leluhur mengunjungi mereka yang masih hidup. 

Selama berabad-abad setelah tradisi kerajaan nusantara itu, tradisi pulang kampung halaman terus dijalani masyarakat Indonesia. Pulang kampung menjadi berkelindan dengan praktik tradisi muslim di Indonesia. Biasanya muslim akan pulang kampung halaman beberapa hari atau dua atau satu pekan sebelum Lebaran. 

img_title Trafik XLSmart Melonjak, Ada yang sampai 562 Persen

Dalam catatan Google, pemakaian istilah mudik untuk aktivitas pulang kampung mulai masuk kosa kata umum di Indonesia sejak 1970-an. 

Pada era awal pemerintahan Soeharto itu, Jakarta menjadi ikon atau lambang pusat segalanya, mulai dari politik sampai ekonomi. Jakarta menjadi pusat denyut Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, maka orang di daerah berbondong-bondong urbanisasi besar-besaran, untuk mencari penghidupan dan peluang ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awal gelombang urbanisasi ke Jakarta, mayoritas pendatangnya berasal dari pelosok atau pedesaan Jawa. Namun demikian, Jakarta tak cuma menarik bagi pendatang dari Jawa saja, penduduk pelosok dari seluruh Indonesia juga tertarik mengadu nasib ke Jakarta. 

Sebagai bagian perayaan mudik pada Idul Fitri 2019, Google menampilkan doodle Mudik 2019. Oret-oret Google ini cuma bisa dilihat di wilayah Indonesia saja. (ase)

Paxel.

Paxel Catat Pengiriman Lebaran 2026 Tak Hanya Didominasi Barang Makanan

Perusahaan logistik Paxel melcatat terjadi peningkatan aktivitas pengiriman barang pada Momentum Ramadan hingga Lebaran 2026. Tidak hanya didominasi oleh kategori food.

img_title
VIVA.co.id
3 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut