VIVAnews - Total aktiva PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk selama periode Januari-September 2008 meningkat Rp 1,03 triliun (25,59 persen) dari Rp 4,05 triliun pada triwulan III-2007 menjadi Rp 5,07 triliun. Kenaikan itu dipicu peningkatan nilai piutang usaha, persediaan, dan ayam pembibit turunan.
Â
Piutang usaha perseroan meningkat sebesar Rp 311,8 miliar atau 71,83 persen, nilai persediaan Rp 494,33 miliar (35,59 persen), dan ayam pembibit turunan Rp 32,14 miliar (15,63 persen). Sementara itu, nilai buku aktiva tetap naik Rp 187,94 miliar atau 13,41 persen.
Direktur Keuangan Japfa Comfeed Herry Wibowo dalam penjelasan keterbukaan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, 12 November 2008 mengatakan, peningkatan nilai buku aktiva tetap itu karena pembangunan pabrik pakan ternak di Padang dan Banjarmasin serta akuisisi perusahaan baru dan anak perusahaan.
Selama periode tersebut, lanjut Herry, perseroan juga mengalami peningkatan total kewajiban sebesar Rp 777,02 miliar atau 25,17 persen karena kenaikan utang bank Rp 449,52 miliar (172,74 persen). Sedangkan utang usaha juga meningkat Rp 163,15 miliar (36,58 persen) dan biaya yang harus dibayar Rp 69,66 miliar atau 38,83 persen.
"Peningkatan utang bank menunjukkan tambahan penggunaan sumber pendanaan untuk pembangunan beberapa fasilitas produksi dan modal kerja," ujar dia dalam keterbukaan informasi itu.
Selain itu, dampak akuisisi perusahaan baru dan anak perusahaan memengaruhi peningkatan utang bank. "Dampak perubahan itu cukup positif bagi perseroan dan anak perusahaan, karena dapat meningkatkan kinerja keuangan, modal kerja, dan kapasitas produksi," kata dia.
Per 30 September 2008, penjualan bersih Japfa mencapai Rp 8,33 triliun atau meningkat 47,7 persen dibanding periode sama 2007 sebesar Rp 5,63 triliun. Laba bersih tercatat sebesar Rp 253,39 miliar, atau naik 64,28 persen dibandingkan Rp 154,05 miliar pada triwulan III-2007.
VIVA.co.id
4 November 2026
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Terpopuler
Selengkapnya
Partner
Perlunya mempelajari etika nongkrong di bar agar pengalaman bersantai makin berkesan, dari membaca menu hingga berkomunikasi secara tepat dengan bartender.
Itulah penjelasan mengenai seberapa banyak kafein dalam matcha vs teh hijau biasa. Kandungan kafein dalam matcha lebih tinggi daripada kebanyakan teh hijau biasa dan bahk
Investasi Kabupaten Serang Terancam Meleset, Realisasi Baru Rp9 Triliun, Lahan Sawah Jadi Batu Sandungan
Banten
16 menit lalu
Target investasi Kabupaten Serang sebesar Rp21 triliun pada 2026 menghadapi tantangan serius. Hingga November, realisasi baru mencapai Rp9 triliun akibat kendala lahan
Megawati Hangestri Disorot Pelatih Usai Hyundai Hillstate Kalah dari IBK Altos
Bandung
23 menit lalu
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, memberikan tanggapan terkait penampilan Megawati Hangestri dalam pertandingan perdana Liga Voli Korea 2026-2027. Ia menilai
Selengkapnya
Isu Terkini