7 Amalan di Bulan Sya’ban, Bekal Penting Sebelum Masuk Ramadhan

Ilustrasi membaca Alquran.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk tidak memasuki bulan mulia itu tanpa persiapan. Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi momentum besar untuk peningkatan kualitas iman, penghapusan dosa, serta perbaikan diri secara menyeluruh. 

img_title Amalan Rutin Syahrini yang Dibaca Setiap Hari, Ada Doa Sapu Jagat!

Karena itu, dibutuhkan fase latihan agar tubuh, pikiran, dan terutama ruhani tidak “kaget” saat intensitas ibadah meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kajian Aqsa Al-Qur’an Sunnah Solution, Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai masa persiapan. Berikut daftar amalan menjelang Ramadhan yang dapat dioptimalkan di bulan Sya’ban, sebagaimana dirangkum pada Kamis, 5 Februari 2026.

img_title 6 Amalan Sunah Hari Jumat yang Sayang Dilewatkan, Ada Waktu Mustajab untuk Berdoa

1. Mengembalikan Fokus Ibadah yang Sempat Terpencar

Secara bahasa dijelaskan, Sya’ban itu kelompok masyarakat yang banyak, berpencar kemudian kembali menyatu. Makna ini bisa dimaknai secara spiritual sebagai momen menyatukan kembali hati, niat, dan fokus ibadah yang selama ini terpecah oleh urusan dunia.

img_title Buya Yahya Ungkap Sunnah Keluar Masjid, Ternyata Bisa Amalkan Dua Anjuran Sekaligus

2. Menyadari Ramadhan Butuh Persiapan Serius

Ramadhan adalah bulan istimewa sehingga tidak layak disambut tanpa persiapan. “Karena itu menjelang sesuatu yang istimewa perlu persiapan,” ujar Ustadz Adi Hidayat (UAH). Jika kebutuhan dunia saja dipersiapkan, maka kebutuhan ruhani jauh lebih layak untuk direncanakan.

3. Memperbanyak Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban

Salah satu amalan utama adalah puasa sunnah. Dalam penjelasan tersebut, diungkit kebiasaan Rasulullah yang sering berpuasa di bulan Sya'ban. “Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid, Nabi SAW memperbanyak puasa di bulan Sya’ban,” terang UAH. Puasa ini melatih pengendalian diri, kesabaran, dan membiasakan diri dengan ritme ibadah Ramadhan.

4. Meningkatkan Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas Ibadah

Latihan di Sya’ban bertujuan agar Ramadhan tidak dijalani secara biasa saja. “Sehingga insyaallah tahun ini kita berpuasa lebih siap, lebih baik, dan lebih berkualitas dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.” Artinya, ada peningkatan mutu dari tahun ke tahun.

5. Memperbanyak Tobat dan Istighfar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sya’ban menjadi waktu mengoreksi kesalahan masa lalu. Hati yang dibersihkan dengan tobat akan lebih mudah khusyuk dalam salat, tilawah, dan doa saat Ramadhan.

6. Membiasakan Diri dengan Al-Qur’an

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut