Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih Lengkap dengan Artinya

Buka puasa dengan anak yatim
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Waktu berbuka puasa menjadi salah satu momen paling dinanti oleh umat Islam selama Ramadan. Selain mengakhiri rasa lapar dan dahaga, saat berbuka juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Namun, tidak semua bacaan doa berbuka puasa yang populer di masyarakat memiliki dasar hadis yang kuat.

img_title Di Tengah Bencana yang Melanda Tanah Air, Doa Bersama Jadi Bentuk Solidaritas Masyarakat

Lantas, doa berbuka puasa seperti apa yang benar-benar shahih dan sesuai sunnah Rasulullah SAW?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Doa Berbuka yang Sering Dibaca di Masyarakat

img_title Tata Cara Shalat Istisqa saat Kekeringan, Lengkap dengan Niat hingga Doa Minta Hujan

Di Indonesia, banyak umat Islam yang membaca doa berbuka berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

img_title Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Doa ini memang sangat populer dan sering diajarkan sejak kecil. Namun, para ulama menjelaskan bahwa hadis yang meriwayatkan doa ini memiliki status lemah (dhaif) sehingga tidak bisa dijadikan dalil utama dalam ibadah.

Meski begitu, membaca doa ini tetap diperbolehkan sebagai doa secara umum, hanya saja tidak dinisbatkan sebagai hadis yang pasti dari Rasulullah SAW.

Doa Berbuka Puasa yang Shahih

Doa berbuka puasa yang paling kuat dan shahih bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma. Rasulullah SAW membaca doa ini setelah berbuka:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dinilai hasan oleh sejumlah ulama. Doa tersebut menggambarkan rasa syukur seorang hamba setelah menyempurnakan ibadah puasanya.

Kapan Doa Ini Dibaca?

Penting untuk dipahami, doa di atas dibaca setelah berbuka, yaitu setelah seseorang makan atau minum terlebih dahulu. Adapun sebelum berbuka, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak doa apa pun, karena doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak.

Boleh Berdoa dengan Doa Lain?

Selain doa-doa yang bersumber dari hadis, umat Islam juga dianjurkan berdoa dengan bahasa sendiri, memohon kebaikan dunia dan akhirat, ampunan dosa, serta keberkahan hidup.

Salah satu doa yang sering dibaca dan memiliki makna yang sangat baik adalah:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuni aku.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut