Doa Agar Bertemu Malam Lailatul Qadar, Catat Amalan Utama Ini di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Ilustrasi berdoa.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam. Pada fase inilah terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar. 

img_title Doa Berangkat Kerja Hari Senin, Ikhtiar Menjemput Rezeki Halal

Karena kemuliaannya, kaum Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar agar tidak melewatkan kesempatan berharga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ulama menjelaskan bahwa waktu pasti Lailatul Qadar dirahasiakan. Hikmahnya agar umat Islam bersungguh-sungguh menghidupkan seluruh malam di penghujung Ramadhan, bukan hanya beribadah pada satu malam tertentu saja. 

img_title Masalah Datang Bertubi-tubi Bikin Hati Lelah? Baca 6 Doa Ini

Salah satu amalan terpenting yang diajarkan Rasulullah SAW adalah membaca doa khusus ketika berharap bertemu malam Lailatul Qadar. Berikut penjelasan lengkapnya sebagaimana dirangkum dari NU Online, Rabu, 4 Maret 2026.

Hadits tentang Doa Lailatul Qadar

img_title Ustaz Khalid Basalamah Bagikan Doa Pendek agar Rezeki Selalu Bertambah, Pengusaha Ini Sudah Membuktikannya

Doa agar bertemu malam Lailatul Qadar bersumber dari pertanyaan Sayyidah Aisyah RA kepada Rasulullah SAW. Dalam hadits riwayat Imam At-Tirmidzi disebutkan:

وَعَنْ عائشة رضي الله عنها: قالت: «قلت: يا رسولَ الله إِنْ وَافَقْتُ ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو به؟ قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

Artinya, “Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī,’’” (HR At-Tirmidzi).

Hadits ini menjadi dasar utama doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Bacaan Doa Agar Bertemu Lailatul Qadar

Berikut doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah) Artinya,

Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

Doa ini memperlihatkan bahwa inti dari permohonan di malam Lailatul Qadar adalah ampunan. Sebab, sebesar apa pun amal yang dilakukan, seorang hamba tetap membutuhkan pengampunan dan rahmat dari Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengapa Memohon Ampunan?

Lailatul Qadar bukan hanya tentang mengejar pahala yang berlipat ganda, tetapi juga momentum membersihkan diri dari dosa. Permohonan ampun menjadi prioritas karena dengan ampunan Allah, seorang hamba akan mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut