Ini Golongan Orang yang Lailatul Qadarnya Tertolak

Ilustrasi lailatul qadar
Sumber :
  • vstory

VIVA –Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu malam paling agung di bulan Ramadan. Malam ini dikenal sebagai malam penuh kemuliaan, ketenangan, dan kedekatan antara hamba dengan Sang Pencipta.

img_title Persiapan Ramadan, Ini 7 Doa Menjelang Puasa yang Bisa Diamalkan agar Hati Lebih Tenang

Maka tak heran momentum ini tak mau dilewatkan umat untuk mendapatkan pahala. Ustaz Maulana menyebut bahwa ibadah yang dikerjakan saat malam Lailatul Qadar setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kalau kita ibadah pada saat kita ibadah turun Lailatul Qadr maka nilai solat kita bagaikan solat 83 tahun 4 bulan. Pada saat kita ngaji tiba-tiba turun Lailatul Qadar walaupun 1 detik maka nilai ngajik kita setara 83 tahun 4 bulan,” kata beliau seperti dikutip dari saluran YouTube HAS Creative, Senin 15 Maret 2026.

img_title Resep Minuman Detox Selama Ramadan ala dr Zaidul Akbar, Cukup Pakai 3 Bahan!

Terkait kapan turunnya malam Lailatul Qadar, sang ustaz menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan rahasia Allah SWT. Meski demikian, terdapat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa malam Lailatul Qadr terjadi pada salah satu malam di 10 hari terakhir bulan Ramadan.

“Nggak ada (yang tau kapan). (Tapi) ciri-cirinya ada, senyap, nggak ada suara, hening. Tidak ada suara anak nangis, betul-betul sunyi senyap. Barang semenit-dua menit, dan paginya kita akan melihat matahari dingin. Lama pagi itu jam 8, sampai jam 10 nggak Terik berarti semalam turun Lailatul qadr. Jadi betul-betul malam yang hening,” sambung beliau.

img_title Dibongkar Ustaz Maulana: Memasak hingga Beberes Rumah Ternyata Bukan Kewajiban Istri, tapi Suami!

Ustaz Maulana melanjutkan bahwa salah satu tanda malam Lailatul Qadar adalah terjadi pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan. Di antara malam-malam tersebut, malam ke-27 sering diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar.

“(Jam turunnya malam lailatul qadar) Kemungkinan di antara jam 2 sampai jam 4, kemungkinan. Biasanya di malam ganjil 21, 23, 25. Biasanya turun di 10 malam terakhir, paling banyak orang mengatakan turunnya di malam 27. Lailatul qadr itu tiga kali diucapkan dalam 9 huruf, 9x3= 27 maka banyak yang mengatakan turunnya malam Lailal Qadar di malam 27. Tapi saya lebih baik kita dari awal aja,” kata beliau.

Dalam kesempatan itu juga, Ustaz Maulana membeberkan beberapa tanda mereka yang berhasil meraih malam Lailatul Qadar. Salah satu ciri yang utama adalah kehidupannya menjadi damai.

“Termasuk juga kedamaian sampai terbitnya fajar, damai yang dianggap itu sunyi senyap. Ada yang mengatakan damai itu tidak punya musuh. Jadi setelah Ramadan semua bestie, semua nggak punya musuh berarti dia mendapat Lailatul Qadar,” sambung sang ustaz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di satu sisi, Ustaz Maulana juga menyebut ada beberapa orang yang tidak mendapatkan Lailatul qadar padanya. Salah satu orang yang tidak mendapatkan malam lailatul qadar adalah mereka yang durhaka pada orang tua.

“Ditolak tidak mungkin datang lailatur qadar padanya. Orang yang durhaka sama orang tua, orang yang punya musuh,” jelas sang ustaz.

Ilustrasi Ramadan

Mengapa Ramadan Begitu Istimewa? Ini Keutamaan Bulan Suci yang Perlu Diketahui Umat Muslim Tanah Air

Mengapa Ramadan begitu istimewa? Kenali 7 keutamaan bulan suci berdasarkan Al-Qur'an dan hadis, mulai dari ampunan dosa, Lailatulqadar, hingga kesempatan amalkan pahala.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut