Mudik Jadi Cara Ibadah dan Ladang Pahala, Lakukan 5 Hal Penting Ini

Ilustrasi Mudik
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Jutaan perantau setiap tahun berbondong-bondong kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. 

img_title Pemerintah Siapkan 2.882 Kuota Mudik Gratis ke 10 Kota Sambut Nataru, Cek Daftarnya!

Namun, perjalanan mudik sejatinya tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga dapat menjadi amalan yang bernilai ibadah jika dijalankan dengan niat dan cara yang tepat. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur, memberikan sejumlah pesan bagi para pemudik agar perjalanan pulang kampung tidak hanya menjadi aktivitas biasa, tetapi juga bernilai pahala di sisi Allah SWT.

img_title Gubernur California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Negara Bagian

Menurutnya, ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan umat Islam selama menjalani perjalanan mudik agar kegiatan tersebut menjadi bagian dari ibadah.

1. Niatkan untuk Silaturahim

img_title Kemenhub Sebut Inisiatif Sektor Transportasi Publik Indonesia Berhasil Raih Pengakuan Internasional

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah meluruskan niat. Mudik sebaiknya diniatkan untuk mempererat hubungan silaturahim dengan keluarga, terutama orang tua dan kerabat di kampung halaman.

"Ini sangat besar faedah dan pahalanya, apalagi untuk mengunjungi orang tua yang termasuk kategori birrul walidain. Besar pahalanya dan mendatangkan banyak keberkahan hidup dunia akhirat," kata Gus Fahrur, melansir NU Online, Senin 16 Maret 2026.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam sebuah hadits disebutkan, menjaga silaturahim dengan mengunjungi keluarga dapat menjadi sebab dilapangkannya rezeki serta dipanjangkannya umur seseorang.

2. Melaksanakan Shalat Sunnah Safar Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan, para pemudik dianjurkan untuk menunaikan shalat sunnah safar. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk doa dan permohonan kepada Allah agar perjalanan diberikan keselamatan serta kemudahan.

"(Perjalanan mudik) hendaknya dimulai (dengan) shalat sunnah safar, lalu berdoa mohon keselamatan dan keamanan dalam perjalanan," ucap Gus Fahrur.

Adapun niat shalat sunnah safar adalah:

Ushalliî sunnatas safari rak’ataini lillâhi ta’âla"Saya niat shalat sunnah perjalanan dua rakaat karena Allah ta’âla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melaksanakan shalat tersebut, dianjurkan membaca doa memohon perlindungan dan kelancaran perjalanan.

"Ya Allah, hanya kepada-Mu aku meminta tolong, hanya kepada-Mu aku berpasrah. Tuhanku, tundukkanlah bagiku segala kesulitan urusanku, mudahkan untukku hambatan perjalananku, anugerahkanlah aku sebagian dari dari kebaikan melebihi apa yang kuminta, palingkan diriku dari segala kejahatan. Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkan urusanku. Ya Allah, aku meminta penjagaan dan menitipkan diriku, agamaku, keluargaku, kerabatku, dan semua yang telah Kauberikan kepadaku, baik kebaikan ukhrawi maupun duniawi. Lindungilah kami dari segala kejahatan, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut