Tak Banyak Tahu! Ini Keutamaan dan Amalan dari Ibadah Kurban

Ilustrasi amalan ibadah.
Sumber :
  • U-Report

Jakarta, VIVA – Ibadah kurban menjadi salah satu amalan penting dalam Islam yang dilaksanakan setiap Idul Adha. Meski rutin dilakukan setiap tahun oleh umat Muslim di seluruh dunia, tidak sedikit yang belum memahami secara mendalam keutamaan dan makna spiritual di balik ibadah ini.

img_title Amalan Rutin Syahrini yang Dibaca Setiap Hari, Ada Doa Sapu Jagat!

Berdasarkan ajaran Islam, kurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga bentuk ketaatan, pengorbanan, serta kepedulian sosial kepada sesama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Kurban di Hari Raya Idul Adha

Photo :
  • Gemini AI

img_title 6 Amalan Sunah Hari Jumat yang Sayang Dilewatkan, Ada Waktu Mustajab untuk Berdoa

Secara fakta dalam sumber-sumber keislaman, ibadah kurban memiliki dasar kuat dari Al-Qur’an dan hadis. Salah satu landasan utamanya adalah kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi simbol ketaatan total kepada perintah Allah SWT. Kisah ini kemudian menjadi dasar disyariatkannya kurban bagi umat Islam sebagai bentuk pengabdian dan rasa syukur atas nikmat Allah.

Keutamaan ibadah kurban juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat, beliau bersabda: “Tidak ada amalan yang paling dicintai Allah pada hari Idul Adha selain menumpahkan darah (hewan kurban). Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, dan bulunya, dan sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah sebelum jatuh ke tanah, maka ikhlaskanlah hati kalian karenanya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

img_title Buya Yahya Ungkap Sunnah Keluar Masjid, Ternyata Bisa Amalkan Dua Anjuran Sekaligus

Hadis tersebut diketahui menunjukkan betapa besar nilai ibadah kurban di sisi Allah, terutama jika dilakukan dengan niat yang ikhlas. Selain itu, dalam hadis lain Rasulullah SAW juga bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barang siapa yang memiliki kelapangan (harta) tetapi tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Hadis ini menjadi pengingat bahwa kurban merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi mereka yang mampu secara finansial.

Selain nilai spiritual, ibadah kurban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Daging kurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan masyarakat sekitar. Hal ini mencerminkan ajaran Islam tentang pentingnya berbagi rezeki dan mengurangi kesenjangan sosial. Dengan demikian, kurban tidak hanya menjadi bentuk hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama manusia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut