Ini Pesan Menyentuh Buya Yahya saat Bertemu Ustaz Abdul Somad
- Tangkapan Layar YouTube
Ia menegaskan bahwa perjuangan dakwah tidak boleh dibatasi oleh kelompok atau lembaga tertentu. Siapa pun yang memiliki semangat memperjuangkan umat harus didukung.
"Siapapun punya semangat untuk berjuang dan ini adalah karunia agung dari Allah,” tegasnya.
Buya juga mengingatkan bahwa mendidik umat melalui pesantren merupakan investasi besar yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah meninggal dunia.
Menurutnya, menyelamatkan satu atau dua orang saja dari keburukan sudah menjadi amal yang sangat berharga di sisi Allah.
"Kalau kita meninggal dunia, kita jadi kaya raya di akhirat,” tegasnya lagi.
Karena itu, ia meminta para pengajar, santri, dan pejuang dakwah untuk tetap istiqamah meskipun menghadapi berbagai tantangan.
"Jangan ragu istiqamah, istiqamah, berjanji sampai mati saya tetap berjuang,” pesannya.
Menutup pertemuan tersebut, Buya Yahya memimpin doa panjang yang berisi harapan agar umat Islam dijauhkan dari perpecahan, kebencian, dan fitnah.
Ia berharap masyarakat Indonesia menjadi pribadi yang saling mencintai, menjaga persaudaraan, serta mampu menjadi pembawa kedamaian.
"Semoga Allah menjadikan kita hamba yang saling mencintai,” tutur buya Yahya.
"Semoga Allah menjaga negeri ini. Dan semoga Allah menjadikan kita juru damai di negeri ini,” tutupnya.