Ternyata Istigfar Bisa Jadi Jalan Datangnya Rezeki? Begini Penjelasan Buya Yahya
- Istimewa
Meski istigfar disebut dapat menjadi salah satu pembuka rezeki, Buya Yahya mengingatkan bahwa makna rezeki tidak selalu berupa harta atau uang.
Menurutnya, bentuk pemberian Allah sangat luas. Seseorang mungkin mendapatkan apa yang dimintanya secara langsung, tetapi ada pula doa yang dikabulkan dalam bentuk berbeda karena Allah mengetahui sesuatu yang lebih baik bagi hamba-Nya.
Bahkan, ada doa yang tidak diberikan ketika seseorang masih hidup di dunia, tetapi menjadi pahala yang besar di akhirat.
“Jadi ini mereka berkata, ‘Oh, kalau begitu tahu begini mending doaku tidak ada yang dikabul di dunia pengin di akhirat saja.”
Istigfar dengan Kesungguhan Hati
Bagi orang yang sedang memiliki hajat, Buya Yahya menyarankan untuk memperbanyak istigfar dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa inti istigfar adalah kesadaran untuk mengakui kesalahan dan memohon ampun kepada Allah.
Dalam penjelasannya, istigfar yang benar dilakukan dengan kesadaran bahwa manusia memiliki kesalahan, kemudian benar-benar meminta ampun kepada Allah SWT.
Karena itu, memperbanyak istigfar dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual ketika seseorang mengharapkan kelapangan rezeki, ketenangan hati, maupun terkabulnya sebuah hajat.
“Pengin punya anak istigfar yang serius, pengin hujan istigfar yang serius,” terang Buya.
Buya Yahya pun mengajak umat Islam untuk tidak hanya mengejar rezeki dalam bentuk materi, tetapi juga memohon agar setiap pemberian Allah menjadi rezeki yang halal, penuh keberkahan, serta membawa kebaikan bagi kehidupan.
“Semoga Allah menjadikan negeri kita makmur ya, anak yang saleh salehah, rezeki lapang halal penuh berkah,” tandasnya.