Awali Senin dengan Berkah, Ini 5 Doa agar Rezeki dan Urusan Dimudahkan
- Ilustrasi AI Gemini
5. Doa Nabi Musa AS Memohon Kebaikan dan Pertolongan
Hari Senin juga dapat menjadi awal untuk kembali mencari nafkah, menjalankan pekerjaan, atau menyelesaikan tanggung jawab keluarga. Dalam menjalani ikhtiar tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memohon pertolongan Allah SWT sekaligus berusaha melalui cara yang halal.
Salah satu doa yang dapat dibaca adalah doa Nabi Musa AS yang tercantum dalam Alquran, tepatnya Surat Al-Qasas ayat 24.
Arab:
فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰ إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Latin:
Fasaqaa lahumaa summa tawallaaa ilaz zilli faqaala Rabbi innee limaaa anzalta ilaiya min khairin faqeer.
Artinya:
“Maka dia (Musa) memberi minum (ternak) kedua perempuan itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa,
‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.’”
Doa tersebut menggambarkan pengakuan Nabi Musa AS bahwa dirinya membutuhkan kebaikan dan pertolongan Allah SWT. Bacaan ini dapat diamalkan ketika memohon kemudahan, rezeki, atau pertolongan dalam menghadapi berbagai urusan.
Namun, doa tersebut tidak secara khusus ditetapkan hanya untuk hari Senin. Umat Islam dapat membacanya kapan pun ketika memohon kebaikan kepada Allah SWT.
Keutamaan Hari Senin dalam Islam
Hari Senin memiliki sejumlah keutamaan yang disebutkan dalam hadis. Salah satunya berkaitan dengan dibukanya pintu surga dan pemberian ampunan bagi hamba yang tidak menyekutukan Allah SWT.
Dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Ampunan diberikan kepada hamba yang tidak menyekutukan Allah, kecuali mereka yang sedang bermusuhan dengan saudaranya. Keduanya diminta menunggu hingga berdamai.
Hari Senin juga memiliki makna khusus dalam kehidupan Rasulullah SAW. Ketika ditanya mengenai puasa pada hari tersebut, beliau menjelaskan bahwa Senin merupakan hari kelahirannya sekaligus hari ketika wahyu diturunkan kepadanya.
Berikut makna hadis yang diriwayatkan Muslim dari Abu Qatadah RA:
“Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku.” (HR Muslim no. 1162).
Hadis tersebut menjadi salah satu dasar dianjurkannya puasa sunah pada hari Senin. Selain berpuasa, umat Islam dapat mengisi hari dengan berdoa, berzikir, memperbanyak amal kebaikan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.