Doa Berangkat Kerja Hari Senin, Ikhtiar Menjemput Rezeki Halal

Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • ilustrasi AI Gemini

Jakarta, VIVA – Hari Senin menjadi awal bagi banyak orang untuk kembali menjalani rutinitas pekerjaan setelah melewati akhir pekan. Berbagai target, tanggung jawab, dan tuntutan pekerjaan kembali menanti. Agar aktivitas berjalan lebih tenang, umat Islam dapat mengawali langkah dengan berdoa dan meluruskan niat bekerja sebagai bagian dari ibadah.

img_title Ustaz Khalid Basalamah Bagikan Doa Pendek agar Rezeki Selalu Bertambah, Pengusaha Ini Sudah Membuktikannya

Selain mempersiapkan diri secara fisik dan mental, membaca doa sebelum berangkat kerja juga menjadi salah satu ikhtiar untuk memohon perlindungan Allah SWT. Doa dapat dipanjatkan agar perjalanan menuju tempat kerja berlangsung lancar, diberikan kemudahan dalam menyelesaikan tugas, serta memperoleh rezeki yang halal dan penuh keberkahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ajaran Islam, hari Senin juga memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah SAW menyebut hari Senin dan Kamis sebagai waktu ketika amal manusia diperiksa. Karena itu, mengawali pekan dengan niat baik, bekerja secara jujur, dan menjaga ibadah dapat menjadi pengingat agar setiap aktivitas bernilai kebaikan.

img_title Saat Dunia Terasa Melelahkan, 5 Doa Malam Ini Bisa Menjadi Pengingat untuk Kembali Berserah Diri kepada Allah

Doa Berangkat Kerja Hari Senin

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan sebelum keluar rumah dan ketika memulai aktivitas pekerjaan pada Senin pagi.

img_title Amalan Rutin Syahrini yang Dibaca Setiap Hari, Ada Doa Sapu Jagat!

1. Doa Keluar Rumah agar Mendapat Perlindungan Allah

Sebelum melangkahkan kaki menuju kantor atau tempat usaha, umat Islam dianjurkan membaca doa keluar rumah. Doa ini berisi pernyataan tawakal sekaligus permohonan pertolongan kepada Allah SWT dalam menjalani aktivitas di luar rumah.

Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan doa tersebut. Dalam hadis riwayat Abu Daud dan Tirmidzi, orang yang membacanya ketika keluar rumah akan mendapatkan kecukupan dan perlindungan, serta dijauhkan dari gangguan setan.

Bacaan Arab:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin:

Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya:

"Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

Membaca doa ini menjadi pengingat bahwa segala kemampuan yang dimiliki manusia tetap berada dalam kehendak Allah SWT. Setelah berdoa, seseorang tetap perlu berusaha, mempersiapkan pekerjaan dengan baik, dan menjalankan tanggung jawabnya secara sungguh-sungguh.

2. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat dan Rezeki Halal

Saat memulai pekerjaan, umat Islam tidak hanya dianjurkan memohon kelancaran dalam mencari nafkah, tetapi juga meminta ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima Allah SWT. Doa ini diriwayatkan dari Rasulullah SAW dan dapat diamalkan setelah salat Subuh.

Bacaan Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin:

Allahumma inni as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (halal), dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah)

Doa ini mengandung permohonan agar pekerjaan tidak semata-mata menghasilkan uang, tetapi juga memberikan manfaat dan dijalankan melalui cara yang baik. Ilmu dan keterampilan yang memadai, misalnya, dapat membantu seseorang menyelesaikan tugas secara profesional serta menghindari tindakan yang merugikan orang lain.

3. Doa Memohon Kecukupan Rezeki yang Halal

Dalam bekerja, memperoleh penghasilan yang halal merupakan hal penting bagi seorang Muslim. Umat Islam dapat memanjatkan doa agar dicukupkan dengan rezeki yang baik dan dijauhkan dari cara-cara yang dilarang agama.

Bacaan Arab:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin:

Allahummakfini bi halaalika 'an haraamika, wa aghninii bi fadhlika 'amman siwaaka.

Artinya:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal hingga aku terhindar dari yang haram. Dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain Engkau." (HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat menjadi pengingat agar seseorang tetap menjaga kejujuran dalam mencari nafkah. Apa pun pekerjaan yang dijalani, hindari kecurangan, suap, korupsi, maupun tindakan lain yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Keutamaan Hari Senin dalam Islam

Hari Senin bukan hanya penanda dimulainya pekan kerja. Dalam sejumlah hadis, hari ini juga disebut memiliki keutamaan bagi umat Islam.

Salah satunya berkaitan dengan pelaporan amal. Rasulullah SAW bersabda:

تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya:

"Amal-amal manusia diperiksa (dilaporkan) pada hari Senin dan Kamis. Maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa." (HR. Tirmidzi)

Hadis tersebut menjelaskan keutamaan hari Senin dan Kamis dalam kaitannya dengan pelaporan amal. Momentum ini dapat dijadikan pengingat untuk memperbaiki niat, menjaga perilaku, dan menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Muslim, disebutkan bahwa pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Hadis ini juga mengingatkan umat Islam tentang pentingnya memanfaatkan waktu untuk memperbanyak kebaikan dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Bekerja sebagai Bagian dari Ikhtiar Mencari Karunia Allah

Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha mencari nafkah sekaligus tidak melupakan ibadah. Hal ini tercermin dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Jumu'ah ayat 10:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ

Artinya:

"Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah..." (QS. Al-Jumu'ah: 10)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayat tersebut mengingatkan umat Islam untuk kembali beraktivitas dan mencari karunia Allah setelah menunaikan salat Jumat. Semangatnya juga dapat menjadi pengingat dalam menjalani rutinitas pekerjaan, yakni menyeimbangkan ibadah dengan ikhtiar mencari penghidupan.

Karena itu, mengawali pekerjaan pada Senin pagi dapat dilakukan dengan memperbarui niat, bekerja secara profesional, serta menjaga diri dari tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama. Penghasilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membawa manfaat bagi keluarga dan orang lain.

Ilustrasi Berdoa tengah malam

Masalah Datang Bertubi-tubi Bikin Hati Lelah? Baca 6 Doa Ini

Umat Islam dapat berikhtiar sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, memohon kekuatan untuk bertahan, kesabaran dalam menghadapi ujian serta petunjuk.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut