Buya Yahya Ungkap 2 Ciri Wanita Terbaik Menurut Rasulullah SAW

Ulama Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Buya Yahya menjelaskan dua ciri wanita terbaik menurut Rasulullah SAW yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bukan semata-mata dinilai dari penampilan atau banyaknya ibadah yang terlihat, perempuan mulia dalam penjelasan tersebut adalah mereka yang mampu menjaga pandangan serta menutup aurat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

img_title 2 Sifat Wanita yang Disebut Buya Yahya Bisa Menjerumuskan ke Neraka, Apa Saja?

Penjelasan itu disampaikan Buya Yahya saat menguraikan kisah pertanyaan mengenai sosok perempuan terbaik. Ia menjelaskan bahwa jawaban yang disampaikan dalam kisah tersebut menekankan pentingnya menjaga diri, kehormatan, dan hati dari hal-hal yang dapat membawa keburukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Buya Yahya, dua hal tersebut bukan hanya berkaitan dengan penampilan luar, tetapi juga menyangkut sikap dan upaya seseorang menjaga perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.

img_title Bukan Sekadar Belajar Agama, Ini Keistimewaan Menjadi Santri Menurut Buya Yahya

1. Mampu Menjaga Pandangan

Ciri pertama wanita terbaik yang dibahas Buya Yahya adalah kemampuan menjaga pandangan. Ia menjelaskan bahwa menjaga pandangan bukan berarti perempuan sama sekali tidak boleh melihat laki-laki dalam aktivitas sehari-hari, melainkan membatasi pandangan dari hal-hal yang dapat membangkitkan syahwat atau merusak hati.

img_title Buya Yahya Ungkap 3 Cara Memohon Doa Agar Hujan Turun

Dalam penjelasannya, Buya Yahya mengutip jawaban yang dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib mengenai sosok perempuan terbaik.

“Wanita terbaik adalah wanita yang pandai menjaga matanya dan menjaga auratnya. Menjaga matanya dan menjaga auratnya,” ujar Buya Yahya yang dikutip dari kanal YouTube-nya, Selasa (27/10/26). 

Buya Yahya kemudian mengingatkan bahwa menjaga pandangan juga relevan dengan penggunaan teknologi. Menurutnya, seseorang perlu berhati-hati ketika mengakses konten di internet, termasuk tayangan yang mengandung unsur pornografi.

Ia menilai kebiasaan mengonsumsi tontonan yang tidak pantas dapat memengaruhi cara berpikir, perilaku, serta hubungan seseorang dengan pasangannya.

Karena itu, menjaga pandangan tidak hanya berlaku ketika berinteraksi secara langsung dengan orang lain, tetapi juga ketika menggunakan ponsel dan media digital.

2. Menutup Aurat dan Menjaga Kehormatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ciri kedua adalah menjaga aurat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Buya Yahya menekankan bahwa menutup aurat sebaiknya dilakukan karena kesadaran beribadah, bukan hanya ketika berada di hadapan orang tertentu.

Ia mengingatkan agar seseorang tetap berusaha menjalankan kewajiban tersebut dalam berbagai keadaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut