Indiria Maharsi, Bikin Komik dari Pengalaman Melihat Hal Mistis

Indiria Maharsi.
Indiria Maharsi.
Sumber :
  • VIVA/Cahyo Edi (Yogyakarta)

VIVA Showbiz – Perkembangan komik di Indonesia terus menunjukkan geliatnya. Berbagai genre komik bikinan komikus Indonesia mulai banyak bermunculan.

Salah satu yang unik adalah karya komikus Indiria Maharsi yang merupakan seorang dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Yogyakarta. Indiria membuat komik bernuansa mistis atau horor.

Uniknya, komik yang dibuat Indiria ini bukan berdasarkan pengalaman orang lain namun merupakan pengalamannya sendiri yang dianugerahi kemampuan indigo. Penglihatan dan pengalamannya sebagai seorang indigo ini kemudian dituangkannya dalam bentuk komik.

Ilustrasi hantu.

Ilustrasi hantu.

Photo :
  • U-Report

"Sejak SMP saya bisa melihat hal yang orang umum tidak bisa lihat. Makin lama makin intens. Saya sempat tanya orang-orang, termasuk guru-guru agama. Saya kemudian berniat untuk membersihkan diri, dengan meditasi, malah makin muncul pengalaman-pengalaman baik melalui meditasi, maupun aktivitas sehari-hari," ujar Indiria, Selasa, 20 September 2022.

Kondisi itu akhirnya membuat Indiria berdamai dengan kemampuannya melihat makhluk-makhluk tak kasat mata. Indiria pun sejak SMP atau di tahun 1991 kemudian memilih menggambar penampakan itu di kertas gambar.

"Gambar sudah mulai SMP tapi masih random. Misalnya ketika melihat ada sesuatu di pohon saya gambar, sampai kuliah seperti itu," ujar pengajar Mata Kuliah Seni Gambar Sequential, DKV ISI Yogyakarta ini.

Tadinya Indiria hanya menggambar apa yang dilihatnya itu dengan ilustrasi-ilustrasi saja. Namun kemudian seiring berjalannya waktu, Indiria mengubah konsepnya menjadi cerita bergambar dan menjadi sebuah komik.

"Saya juga berpikir kalau orang membaca teks kemudian melihat gambar seperti yang ada di buku-buku, itu kurang menarik. Maka saya bikin komik saja. Di komik itu kan ada cerita ada teks dan ada gambar panel per panel. Jadi bisa menggambarkan keseluruhan adegan cerita dengan lebih menarik," terang Indiria.

Lewat akun Instagram miliknya, Indiria mulai rutin menggambar komik bertema spiritual. Namun dirinya mengklaim bahwa komiknya jauh dari kata seram. Menurutnya, orang menganggap tema dunia lain selalu menyeramkan.

ComSequence 2022, International Comic and Sequential Arts Festival

ComSequence 2022, International Comic and Sequential Arts Festival

Photo :
  • VIVA/Cahyo Edi (Yogyakarta)

Indiria ingin agar kesan menyeramkan dalam komik bergenre horor ini dialihkannya. Indiria pun memilih lebih menekankan pesan-pesan dan makna yang terkandung dalam sebuah cerita horor.

"Daripada saya mencari referensi buku atau menggambar hasil cerita atau pengalaman orang lain saya lebih memilih menggambar apan yang saya alami sendiri. Maka cerita-cerita yang saya buat adalah pengalaman saya pribadi," terang Indiria.

Indiria awalnya mengaku sempat ragu saat mengunggah komik buatannya di Instagram. Tapi tak disangka, komik-komik yang dibuatnya dan diunggah lewat Instagram ini banyak mendapat respon baik dari netizen.

"Justru banyak yang DM ke saya. Mereka komen kalau memiliki pengalaman yang sama. Cuma mereka nggak speak up saja," papar Indiria.

Selain mengunggah di IG, Indiria juga membuat motion komik di Youtube. Gambarnya ia animasikan secara sederhana dan dibumbui suara dan musik membuat penikmatnya terhanyut dalam cerita yang disuguhkan.

Indiria menambahkan meski dirinya bisa melihat apa yang orang umum tak bisa melihat namun dirinya enggan disebut sebagai seorang dukun atau paranormal. "Saya lebih suka disebut ilustrator alam gaib karena saya tidak menyembuhkan orang. Cuma ingin bercerita saja," tutup Indiria.