Akan Hadir Keluarga Cemara The Series, Seperti Apa Jalan Ceritanya

Film Keluarga Cemara
Film Keluarga Cemara
Sumber :
  • Instagram/filmkeluargacemara

VIVA – Disney+ Hotstar melalui APAC Content Showcase yang dilaksanakan hari ini, Kami 14 Oktober 2021 mengumumkan deretan konten Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang akan tayang satu tahun ke depan. Salah satu diantaranya adalah Keluarga Cemara the Series yang diproduksi oleh V Sinema.

Sutradara, Angga Dwimas Sasongko menjelaskan bahwa pihak sudah mempersiapkan cerita Keluarga Cemara The Series ini untuk bisa dibuat format seriesnya.

"Yang menarik dari awal kita sudah mempersiapkan siapkan cerita ini secara universe bisa diexpand kemudian ketemu jodohnya disney+ hotstar untuk bikin format seriesnya," kata dia dalam virtual conference.

Lebih lanjut untuk jalan cerita Keluarga Cemara The Series ini berangkat dari ending film pertama dari Keluarga Cemara The Movie yang tayang 2018 lalu. Dimana Abah yang diperankan oleh Ringgo Agus Rahman, Emak yang diperankan oleh Nirina Zubir, Euis yang diperankan oleh Adhisty Zahra dan Ara yang diperankan oleh Widuri yang memutuskan untuk tetap tinggal di desa dan apa yang terjadi setelahnya.

"Dengan segala perubahan yang telah ada Euis punya sahabat yang baru, emak dan abah jadi punya challenge baru sebagai orang tua dimana anak mulai beranjak dewasa, Ara juga punya strugglingnya sendiri," kata Angga.

Angga juga menambahkan bahwa yang menarik dari Keluarga Cemara The Series ini juga akan penuh dengan petualangan. Namun tetap mengusung cerita tentang keluarga.

Film Keluarga Cemara
Photo :
  • Instagram/filmkeluargacemara

Film Keluarga Cemara



"Dan yang menarik akhirnya nanti kita akan melihat juga perkembangan dari flavour dari penonton bakal alamin kalau di film pertama mungkin lebih banyak cerita tentang keluarga, di sini juga akan tetap ada tentunya karena judulnya keluarga cemara tapi juga akan ada cerita tentang persahabatan, cinta dan yang pasti akan penuh dengan petualangan, jadi adventurenya ada," jelas dia.

Di sisi lain, Anggia selaku Produser menjelaskan bahwa untuk Keluarga Cemara The Series ini akan mengeksplorasi cerita dan ekspansif dari tokoh dan karakter yang ada di series ini. Meski demikian, Anggia menjelaskan bahwa pihaknya ingin menarik satu value dari keluarga Cemara ini, yakni kekuatan dari keluarga yang mampu beradaptasi setelah pindah dari kota.

"Abah sama emak punya pengalaman lagi berbeda pengalaman bertumbuhnya dan menarik kalau kita bisa angkat bagaimana Euis, Ara punya strugglenya ditambah ada Agil jadi beda lagi petualangan bertumbuh bersama keluarganya juga menarik. Ditambah dari masing-masing karakter sahabat-sahabatnya Euis di desa punya cerita masing-masing. Menurut ku ini sesuatu yang menarik untuk sama-sama tonton, aku harap kena ke penonton," kata Anggia.

Untuk para pemeran Keluarga Cemara sendiri, kata Anggia akan tetap seperti Keluarga Cemara The Movie. Namun dalam series ini juga akan ada sejumlah karakter baru.

"Akan jadi sama abah akan diperankan Ringgo Agus Rahman, emak diperankan Nirina Zubir, Euis diperankan Zahra Adisty, Ara diperankan Widuri Putri, tentunya ada Agil, terus ada pemain-pemain baru yang kita create dari pengembangan universe khusus untuk seriesnya," kata Anggia.

Tira, Produksi Bumi Langit

Selain Keluarga Cemara The Series, Disney juga menghadirkan serial dari Jagad Sinema Bumi Langit, yakni Tira. Dijelaskan oleh sang Produser, Wicky bahwa Tira adalah sosok pahlawan wanita .

"Saat ini belum bisa membagi banyak detail yang pastinya kalau kita banyak bercerita bisa keluar spoiler. Yang pasti tira ini seorang wanita pekerja keras namanya Suci dia tumbuh dari keluarga Working class dan suatu hari mendapatkan power dan tentunya all great power comes with great responsibility jadi Tira harus menggunakan kekuatannya untuk mengalahkan ancaman jahat yang datang," tutur dia.

Di sisi lain, Joko Anwar menjelaskan bahwa dengan adanya Tira ini diharapkan pihaknya bisa menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap heritage Indonesia, khususnya pada komik asli Indonesia.

"Kita berpikir apa yang kita lakukan saat ini, Jagat sinema bumi langit bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap heritage Indonesia yang kita punya terutama komik karena komik ini sudah lama ada tapi mungkin belum banyak orang tau kita coba buat agar orang tau dengan cara yang membuat yang ada seperti saat ini," kata dia.

Joko Anwar juga menjelaskan bahwa, semua cerita superhero yang diproduksi oleh Jagat Sinema Bumi Langit ini diangkat dari komik-komik tanah air yang telah terbit sejak tahun 1950-an.

"Based komik Indonesia yang terbit sejak tahun 50-an kita menaungi lebih dari 1.100 karakter kita ambil dari komik tersebut tapi kita sesuaikan dengan sensibilitas jaman sekarang agar lebih relevan jadi ceritanya bukan hanya pahlawan dan kekuatan super tapi juga relevansinya dengan saat ini jadi bukan cuman keren tapi juga relevan dan tentunya tidak kalah dari superhero luar," kata Joko Anwar.