Gala Premiere Meriah! Assalamualaikum Beijing 2 Dapat Dukungan Tokoh Nasional dan Internasional

Assalamualaikum Beijing 2
Sumber :
  • ist

VIVA – Rumah produksi Imperial Pictures kembali hadir dengan karya layar lebar terbaru yang menjadi lanjutan dari film spiritual populer, Assalamualaikum Beijing. Sekuel bertajuk Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia, yang diadaptasi dari novel karya Asma Nadia, resmi diluncurkan dalam acara Gala Premiere di XXI Epiwalk Mall Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para pemeran utama, awak media, selebriti ternama, serta tokoh-tokoh penting dari kalangan pemerintahan dan diplomasi.

img_title Perkaya Industri Perfilman Nasional, Pemerintah Gelar Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026

Tampak hadir di pemutaran perdana film tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia, Bapak Djauhari Oratmangun, bersama tim Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap karya film nasional yang membawa pesan kuat seputar toleransi dan pencarian spiritual lintas budaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menarik perhatian publik, film ini juga mendapat respons positif dari pihak korporasi. PT. Media Visi Permata, sebagai salah satu mitra dan investor dalam proyek ini, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas produksi film ini. Perwakilan PT. Media Visi Permata menilai bahwa Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia memiliki alur cerita yang kuat, sinematografi memukau, dan pemilihan lokasi syuting yang memperlihatkan keindahan wilayah Ningxia di Tiongkok.

img_title 60 Mobil Klasik Dibuat Khusus untuk Film Maserati, Ada Model Balap Era 1920-an

“Kami merasa bahwa Imperial Pictures memproduksi film yang luar biasa kali ini. Pemilihan para aktor dan aktris, pemilihan lokasi syuting serta sinematografinya super keren. Dan tidak berhenti sampai di situ, film Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia memperlihatkan sisi lain dari negara Tiongkok dan juga perbedaan kultur serta kepercayaan yang dipersatukan oleh kehangatan hubungan people to people. Indonesia membutuhkan hiburan yang berkualitas seperti ini, supaya kita bisa semakin maju sebagai sebuah bangsa di mata dunia lewat karya-karya yang luar biasa,” ungkap Bapak Frank He, Direktur PT. Media Visi Permata.

Dukungan senada juga disampaikan oleh produser film, Hartawan Triguna, yang menegaskan bahwa film ini tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang menyentuh isu penting seputar cinta, keyakinan, dan toleransi antar budaya.

img_title Supergirl hingga My Daughter Is a Zombie, Deretan Film dan Serial Ini Siap Bikin Betah di Rumah

“Kami ingin film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran penting tentang bagaimana cinta dan toleransi dapat menjembatani berbagai perbedaan,” jelas Hartawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut