Atta Halilintar Ikut-ikutan Pamit dari YouTube
- Instagram.com/@attahalilintar
VIVA – Atta Halilintar, YouTuber dengan jumlah subscribers 18 juta, tiba-tiba saja mengumumkan kemunduran dari media yang telah membesarkan namanya itu. Vlog dengan judul, VLOG TERAKHIR Atta Pamit Dulu Butuh Istirahat Sejenak, itu kini telah ditonton lebih dari 1,6 juta orang.
Video ini diawali dengan Atta yang tengah menuju acara YouTube Brandcast 2019. Atta menjadi pembicara utama dalam acara yang dihadiri oleh ratusan brand internasional itu. Ia berbagi cerita soal bagaimana awal kariernya di dunia YouTube.
Usai menjadi pembicara, Atta langsung bergegas meninggalkan acara untuk menuju rumahnya, ia mengaku tengah dikejar waktu untuk segera menuju bandara. Sesampainya di rumah, ia menunjukkan apa saja barang bawaan yang dibawanya.
Selesai dengan urusan bawa-bawannya itu, Atta langsung menuju bandara dan menyampaikan niatnya untuk pamit dari YouTube dan menjadikan video ini sebagai vlog terakhirnya.
"Mungkin habis ini vlog terakhir, ini adalah saatnya saya pamit dulu sama temen-temen semua. Makasih selama ini udah support dan nonton video aku. Aku lagi nge-challenge diri aku sendiri untuk menuju 900 hari upload setiap hari dan banyak banget aku belajar di sini," ujar Atta dalam video yang dilihat VIVA pada Selasa, 27 Agustus 2019.
Atta berharap pamitnya ini tidak lama, ia mengaku sedang memiliki pekerjaan lain di luar negeri sehingga tidak dapat membuat video. YouTuber ini juga mengatakan, tidak mengajak kru videonya dalam perjalanan tersebut.
"Semoga aku pamitnya enggak lama guys. Tapi ini aku pergi ke luar negeri sebenarnya cukup lama sih. Karena di luar negeri aku enggak bawa editor. Karena editor aku nanti ada trip ke luar negeri nanti setelah ini, ada kerjaan setelah ini, jadi trip ini aku enggak bawa editor. Tapi semoga aku masih bisa ngevlog," katanya.
"Aku pengin ngerasain hari-hari di mana enggak, 'sebentar lagi upload, sebentar lagi upload.' Besok upload, baru bangun, habis mandi upload apa, apa yang harus dikerjain. Belum masalah kita belum ada karyawan di sini, belum masalah bahan lah, peminjaman, tenaga lah, hak cipta, dan lain-lain wah itu yang aku urusin tiap hari," sambungnya.