Ini Definisi Keren Menurut Iqbaal Ramadhan

Iqbaal Ramadhan
Sumber :
  • IG @alidanratuqueens

VIVA – Aktor sekaligus musisi, Iqbaal Ramadhan, bercerita soal definisi keren. Bukan soal penampilan, karier atau skill yang dimiliki, menurut dia deskripsi keren adalah tentang kepedulian terhadap lingkungan, terutama soal sampah. 

img_title Ribuan Gen Z di Jerman Demo Gara-gara Rencana Wajib Militer, Kerusuhan Pecah di 3 Kota hingga 200 Orang Ditangkap Polisi

"Buat saya sendiri di era yang sangat personalize ini, semuanya bisa punya definisi kerennya masing-masing. Apa yang buat saya keren belum tentu buat temen-temen seumuran saya keren," ujar Iqbaal saat konferensi pers Bring Back Out Bottles #KerenTanpaNyampah yang digelar The Body Shop secara virtual baru-baru ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut pemeran utama film Dilan 1990 itu mengatakan, definisi keren itu adalah tidak membuang sampah sembarangan. Dan dia berharap, hal itu bisa dilakukan oleh semua orang, terutama kalangan gen Z seperti dirinya. 

img_title Kebangkitan Politik Kaum Gen Z, 140.000 Pelajar Turun ke Jalan di Jerman Protes Pemangkasan Anggaran

"Saya berharap, semoga apa yang bisa saya suarakan ini bisa menjadi suatu keren yang bisa diamini oleh semua orang, semua kalangan gen Z dari background mana pun. Kalo gak nyampah itu keren. Keren gak pake nyampah itu menjadi satu yang dilakukan oleh semua anak-anak muda," kata dia. 

"Itu udah jadi default, 'lo kalo ngantongin sampah abis buka sesuatu itu, lo gak langsung buang di jalan, lo kantongin dulu sampai nanti ada tempat sampah," tegasnya. 

img_title DPR: Gen Z Tidak Hanya Wajib Bayar Pajak, tapi Berhak Awasi Penggunaannya

Menurut Iqbaal, yang terpenting bukan cuma menyadari apa yang sedang terjadi, tapi juga sadar tentang pilihan apa yang kita punya. 

"Apalagi sebagai pemimpin masa depan, thats the only thing we have dan harus ngejaga apa pun yang kita punya sekarang, jangan bikin lebih jelek lagi. Buat kita, buat generasi sekolah kita dan seterusnya lagi," pungkas dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, aktor 21 tahun itu menilai, ada beberapa halangan yang membuat anak muda, terutama generasi Z sulit membangun kebiasaan baik, seperti membuang sampah pada tempatnya atau mengurangi penggunaan sampah plastik. 

"Saya ngerasa gen Z ini karena semuanya sudah bisa didapatkan instan, jadi rasanya sangat output oriented. Seringkali kita jadi lupa untuk menghargai proses, kita cuma pengen nyampe di ujungnya aja sampe tidak menghargai hal-hal kecil," ungkapnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut