Ngeri, Mata Hard Gumay Tertancap Panah dan Masuk Selokan

 Hard Gumay
 Hard Gumay
Sumber :
  • YouTube Denny Sumargo

VIVA – Hard Gumay menuturkan pengalamannya usai mengalami kecelakaan yang mengenaskan hingga membuatnya mendapat donor mata dari seorang jenazah. Indigo itu rupanya sempat bermain yang justru mencelakakan matanya dengan sebuah panah besi.

Presenter televisi itu menuturkan kisah pahit masa kecilnya kepada Denny Sumargo dalam kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo. Sebelum mengalami kecelakaan, pemilik nama lengkap Hardiansyah Gumay itu ternyata sudah memiliki keistimewaan dengan matanya lantaran dapat melihat makhluk gaib.

"Dari kecil di kampung palembang dari umur 5 tahun sudah bisa ngeliat genderuwo, kuntilanak segala macam," tuturnya, dikutip Sabtu 25 Desember 2021.

Nahasnya, pria kelahiran Palembang itu mengalami cedera di mata kiri lantaran tertancap panah. Tak tanggung-tanggung, panah tersebut tertancap hingga bagian belakang matanya.

"Mata kiri ini tertancap panah, panah besi nancap di kiri tembus ke belakang," ujarnya.

Awalnya, Hard Gumay bermain bersama sang kakak hingga menjelang petang. Ketika adzan maghrib berkumandang, kecelakaan terjadi ketika sang kakak mengarahkan panah ke arah Hard Gumay. Lantaran tak berhasil menangkapnya, Hard Gumay justru tertancap di mata kirinya.

"Dia nancap dia ke kiri ke atas nih, terus pas jatuh ke bawah dia teriak, dek tangkap dek terus kutangkap nancap ke kiri, ke mata kiri. Panahnya panah besi mainan anak-anak, ke atas," kata Hard Gumay.

Usai kejadian, Hard Gumay segera dibawa ke rumah sakit Muhammad Husein, Palembang. Ia digotong oleh sang kakak dengan motor vespa milik tetangganya.

Operasi pun dilakukan lantaran mata kiri Hard Gumay sudah rusak parah. Donor mata didapatkan dengan cepat dari seorang jenazah lantaran Hard Gumay sangat membutuhkannya 

"Ini donor mata orang mata yang dulu sudah rusak," tuturnya.

Fakta mengerikan lainnya yaitu mata asli Hard Gumay awalnya dikira hilang. Rupanya, seorang tetangganya justru menemukan mata kiri Hard Gumay di selokan.

"Diambil tetangga karena waktu ketancep panah, itu kecabut sendiri," katanya.