Sudah Tiga Bulan, Begini Kondisi Makam Dorce Gamalama Sekarang

Dorce Gamalama Logo ads
Dorce Gamalama
Sumber :
  • Instagram @dg_kcp

VIVA – Tak terasa dunia hiburan Tanah Air telah ditinggalkan oleh seorang Dorce Gamalama tiga bulan lamanya. Dorce Gamalama sendiri telah menghembuskan nafas terakhirnya pada 16 Februari 2022 lalu karena penyakit komplikasi dan Covid-19 di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. 

Namun baru tiga bulan kepergiannya, kondisi makam Dorce Gamalama diketahui amblas dan retak. Seperti yang bisa dilihat dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tempat peristirahatan terakhirnya yang sudah diberi batu nisan tersebut terlihat tanahnya sudah mulai turun dan sisi-sisi lainnya juga mulai retak-retak.

Selain itu, kondisi makam tersebut juga terlihat cukup tidak teratur dan berantakan. Hal itu diketahui karena hujan lebat yang turun dan membuat makam Dorce menjadi amblas menurut penuturan seorang warga yang diwawancara dalam video tersebut. 

Kawasan TPU Bantar Jati, Cipayung, Jakarta Timur tempat Dorce dimakamkan diketahui memang sempat diguyur hujan  lebat yang cukup parah. Selain itu, warga tersebut juga mengatakan bahwa kondisi makam tersebut bisa seperti itu karena belum dikunjungi oleh sanak keluarga. 

Berdasarkan keterangan warga, terakhir kali makam Dorce Gamalama dikunjungi oleh keluarganya adalah satu bulan lalu sebelum bulan puasa kemarin. Sementara pada lebaran dan hingga video tersebut beredar, diketahui belum ada keluarga yang berziarah.

Seperti kabar yang beredar di masyarakat, kondisi makam Dorce yang amblas dan seperti kurang terawat itu berkaitan dengan warisan mendiang yang diperebutkan dan belum selesai, ditambah lagi dengan persoalan tes DNA dan pembongkaran makam. Namun warga tersebut sendiri itu pun juga tidak mengetahui persoalan yang beredar itu. 

Hal tersebut tentu sangat disayangkan, karena makam sang bintang jadi seperti tidak terurus padahal terbilang masih baru tiga bulan meninggal. Bahkan warga sekitar mengharapkan agar makam Dorce lebih dirawat dan diurus oleh keluarga alih-alih merebutkan warisan yang mungkin bisa membuat mendiang sedih di alam sana.