Nicholas Saputra Debut Jadi Produser Pentas Seni Teater

Nicholas Saputra.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Isra Berlian

VIVA Showbiz – Aktor Nicholas Saputra tengah mempersiapkan sebuah pertunjukan pentas seni tradisi dari Bali bertajuk Sudamala: Dari Epilog Calonarang bersama Happy Salma. Sempat tinggal di Bali selama pandemi COVID-19, Nicholas Saputra mengaku telah banyak memerhatikan ragam budaya Bali yang sangat unik.

img_title Berlatar Indonesia Saat Revolusi, "Merah Sebelum Fajar" Karya Terbaru Garin Diputar di Tokyo International Film Festival

Pria yang akrab disapa Nico tersebut juga berkesempatan untuk hadir dalam beberapa acara tradisi di Bali yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tinggal cukup lama di Bali, selama pandemi. Di situlah saya punya kesempatan buat hadir di berbagai acara tradisi di Bali yang selama ini tidak terekspos dan saya tidak punya akses. Saya melihat berbagai macam hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya dan saya ingin sekali sharing pengalaman saya tersebut dengan teman-teman di Jakarta," ujar Nicholas Saputra, dalam konferensi pers Sudamala: Dari Epilog Calonarang, di Jakarta, Kamis 25 Agustus 2022.

img_title Kaget Lihat Langsung Sidang Nadiem Makarim, Happy Salma Bongkar Fakta Mengejutkan

Sebagai aktor yang kemampuannya sudah tidak perlu diragukan lagi, Nicholas juga melebarkan sayapnya sebagai produser beberapa film. Uniknya, kali ini Nico memberanikan diri untuk menjadi produser sebuah pentas seni teater.

Happy Salma dan Nicholas Saputra

Photo :
  • VIVA/ Rizkya Fajarani Bahar

img_title Sido Muncul Gandeng Nicholas Saputra Jadi Bintang Iklan Terbaru Tolak Angin “Dari Indonesia untuk Dunia”

Tentunya Nico tidak sendiri, ia merasa terdorong dengan adanya dukungan dari Happy Salma dan Titimangsa sebagai produser pentas tersebut.

"Karena ini dilakukan bersama-sama dengan Titimangsa. Saya sudah kenal Happy cukup lama bahkan sebelum ada Titimangsa. Lalu mengikuti perkembangan Titimangsa dalam banyak produksi teater dengan skala yang berbeda-beda. Bisa dibilang Titimangsa produksi teater yang sangat produktif," ujar Nico.

"Itu lah mengapa saya berani produksi ini bersama Happy," sambung dia. 

Nicholas Saputra melihat cerita Calonarang sebagai karya sastra asli Bali yang sifatnya dapat menyesuaikan dengan zaman. Oleh karena itu, ia ingin berbagi dengan para penonton di kota besar seperti Jakarta.

Happy Salma dan Nicholas Saputra ikut pementasan teater Calonarang

Photo :
  • VIVA/ Rizkya Fajarani Bahar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Calonarang ini sangat lentur dan progresif dari masa ke masa. Dia berubah dan mengikuti zaman, seperti kebudayaan Bali yang terus berevolusi hingga bisa diterima hingga kini," kata Nico.

Pementasan Sudamala: Dari Epilog Calonarang merupakan karya kolaborasi antara lebih dari 80 orang seniman dan maestro asli Bali serta beberapa kota lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut