Polisi Sebut Pidana Jalan Terakhir Selesaikan Kasus Dewi Perssik dengan Penghinanya

Dewi Perssik
Dewi Perssik
Sumber :
  • YouTube Dewi Perssik

VIVA Showbiz – Polisi mengaku tetap bakal mengedepankan pendekatan restorative justice guna penyelesaian kasus pencemaran nama baik terhadap pedangdut Dewi Perssik. Meski wanita yang menghinanya, yaitu Sumarni atau Winarsih, telah ditetapkan jadi tersangka.

"Pendekatan restorative justice tetap dikedepankan dalam penyelesaian perkara saudari DP (Dewi Perssik)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Irwandhy kepada wartawan, Rabu 30 November 2022.

Dia menjelaskan, terkait kasus ini, polisi tetap berpedoman pada Surat Edaran Kapolri, Nomor SE/2/II/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif. Kata dia, sanksi pidana adalah upaya terakhir.

Wanita yang diduga penghina Dewi Perssik.

Wanita yang diduga penghina Dewi Perssik.

Photo :
  • Istimewa

"Penyidik tetap berprinsip bahwa sanksi pidana merupakan upaya terakhir dalam penanganan perkara tersebut," katanya.

Lebih lanjut Irwandhy mengatakan, pemeriksaan terhadap Winarsih sebagai tersangka sudah rampung. Namun, polisi masih menjembatani antara Winarsih dan DP untuk mediasi. Dia meminta kasus ini jadi perhatian dan pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih cerdas dan hati-hati dalam berinteraksi di ruang digital.

"Saat ini saudari W sudah kami tetapkan sebagai tersangka, berikut pemeriksaan sebagai tersangka juga sudah dilakukan, namun kami tetap memberikan ruang kepada pihak yang berperkara untuk melakukan mediasi," katanya lagi.

Halaman Selanjutnya
img_title