Riwayat Penyakit Hotma Sitompul Sebelum Meninggal, Sempat Jalani Cuci Darah

Pengacara Ko Jul, Hotma Sitompul
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

Jakarta, VIVA – Kabar duka datang dari pengacara kenamaan tanah air, Hotma Sitompul. Rabu pagi tadi tepatnya pukul 11.15 WIB, Hotma meninggal dunia di usianya yang ke-68 tahun di RSCM Kencana Jakarta. 

img_title Bisakah Sakit Meluruhkan Segala Dosa? Ternyata Begini Penjelasannya Menurut Islam

"Kami menginfokan bahwa pak Hotma Sitompul hari ini pukul 11.15 di RSCM Kencana telah meninggal dunia," kata juru bicara keluarga Hotma Sitompul,Philipus Sitepu seperti dikutip dari tayangan YouTube Intens Investigasi. Scroll lebih lanjut ya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut diungkap oleh Philipus bahwa Hotma Sitompul sendiri dilarikan ke RSCM Kencana sejak empat hari yang lalu. Selama beberapa hari lalu dirinya mendapat perawatan intensif di ICU RSCM Kencana lantaran komplikasi yang dialaminya.

img_title Rumor Sakit hingga Adanya Tekanan, Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo

"Dirawat di RSCM ini mungkin 4-5 hari ya. Sewaktu dirawat di RSCM sudah dirawat di ICU," katanya.

img_title Hotman Paris Besok Terbang ke Singapura Usai Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah

Sebelum dirawat di RSCM, Philipus menjelaskan bahwa ayah sambung dari Bams ini sempat menjalani perawatan Penang Malaysia. Di sisi lain, ketika ditanya lebih lanjut soal riwayat penyakitnya Philipus tidak bisa berkomentar lebih dalam. 

"Karena memang dalam suasana kedukaan sehingga kami tidak bisa menjawab satu per satu sakitnya apa yang pasti pak Hotma sudah beberapa waktu ini sakit. Terakhir dirawat di Penang dan juga dirawat di RSCM juga sehingga pada hari ini pagi tadi kondisi pak Hotma menurun dan drastic pada 11.15 meninggal dunia," ujarnya.

Di sisi lain, diketahui bahwa Hotma Sitompul belakangan ini rutin menjalani prosedur cuci darah. Setidaknya dalam sepekan dia menjalani prosedur cuci darah sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sepekan.

Pengacara Hotma Sitompul jadi kuasa hukum Rizky Billar.

Photo :
  • ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

"Karena komplikasi juga untuk sakit biasanya 2 kali seminggu,tiga kali seminggu (cuci darah)," ucapnya.

Pihak keluarga juga mewakili Hotma Sitompul meminta maaf jika selama ini mendiang pernah melakukan kesalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari pihak keluarga meminta maaf kepada semua pihak, mungkin ada kesalahan pak Hotma kepada pihak-pihak tertentu atau semua pihak yang pernah bersama pak Hotma. Kami meminta maaf kalau ada salah-salah dari pak Hotma," kata dia.

Sementara itu, untuk prosesi pemakaman sendiri. Jenazah Hotma akan dikebumikan pada Sabtu pagi 19 April 2025 mendatang di San Diego Hills Karawang Jawa Barat. Saat ini jenazah Hotma Sitompul sendiri sudah disemayamkan di kediamannya di Kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Ilustrasi cuci darah

Survei, Banyak Pasien Cuci Darah Memulai Hemodialisis dalam Kondisi Darurat

Survei Komunitas Pasien Cuci Darah (KPCDI) menemukan bahwa sembilan dari sepuluh pasien dialisis memulai hemodialisis (cuci darah) dalam kondisi darurat.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut