Farrel Hilal dan Sisca Saras Bikin Nostalgia Meledak di Java Jazz 2025

Java Jazz 2025
Sumber :
  • ist

VIVA – Suasana meriah menyelimuti area JIExpo Kemayoran saat panggung Sony Music Presents: That 2000’s Show menjadi pusat perhatian dalam gelaran Java Jazz Festival 2025. Membawa semangat nostalgia, pertunjukan ini menyuguhkan perjalanan musikal ke era 2000-an melalui penampilan sejumlah musisi muda berbakat dari Sony Music Indonesia.

img_title 4 HP Lipat Jadul Era 90-an yang Bikin Nostalgia, dari Motorola StarTAC hingga Razr V3

Panggung tersebut menampilkan kolaborasi memikat dari Farrel Hilal, Sisca Saras, Janita Gabriela, Cécil Yang, hingga Eltasya Natasha. Dengan membawakan ulang lagu-lagu hits dari dua dekade lalu, mereka menyuguhkan nuansa segar lewat aransemen baru yang lebih dinamis tanpa menghilangkan esensi lagu aslinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara dibuka dengan apik oleh duet Janita Gabriela dan Farrel Hilal yang membawakan Hikayat Cinta, langsung membawa penonton pada suasana emosional khas awal 2000-an. Sisca Saras kemudian menyusul dengan membawakan Kasmaran dalam versi groovy yang modern, memperlihatkan kematangan musikalitasnya.

img_title Sebelum Menyaksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nostalgia Pertandingan Timnas Indonesia vs Thailand yang Ikonik

Salah satu penampilan mencuri perhatian datang dari Cécil Yang, rapper muda yang membawakan Pemuja Rahasia dengan balutan gaya rap khasnya, menjadikan lagu klasik Sheila on 7 tersebut terdengar segar dan relevan dengan tren musik saat ini.

Farrel Hilal kembali memanaskan panggung lewat Pejantan Tangguh, sementara Janita Gabriela menghadirkan momen haru saat menyanyikan Menangis Semalam. Eltasya Natasha turut menampilkan Mendua, lalu berpadu suara bersama Janita dalam lagu Akhir Cerita Cinta, menciptakan atmosfer yang menyentuh emosi penonton.

img_title Bukan Sekadar Konsol Baru, Xbox Bawa Kembali Nuansa Klasik yang Dirindukan Gamer Generasi Awal

Lagu-lagu populer lainnya seperti Hebat, Dia Untukku, dan Teman Tapi Mesra juga dihadirkan dengan aransemen baru yang menyesuaikan karakter vokal masing-masing penyanyi. Pertunjukan ditutup dengan lagu kolaboratif berjudul Semua Jadi Satu, di mana seluruh artis tampil bersama, memberikan penutup yang meriah dan mengesankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai penampilan, para musisi berbagi kebahagiaan mereka. Eltasya Natasha menyampaikan kegembiraannya, “Aku senang sekali bisa tampil di Java Jazz, apalagi bareng teman-teman se-label di Sony Music. Serunya, kita disuruh milih lagu sendiri dan bikin versinya sesuai gaya kita!”

Sisca Saras juga membagikan pengalamannya, “Seru banget! Awalnya aku sempat khawatir karena persiapannya mepet, tapi Puji Tuhan semua berjalan lancar. Aku senang bisa bawain Kasmaran versi baru dan Hebat-nya Tangga.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut