Sinopsis Juvenile Justice, Drama Kasus Kriminal Anak di Bawah Umur

Juvenile Justice.
Juvenile Justice.
Sumber :
  • Netflix

VIVA – Drama Korea, Juvenile Justice yang tayang di Netflix sejak 25 Februari 2022 lalu, berhasil menarik perhatian publik. Berbeda dengan drama bergenre kriminal lainnya, Juvenile Justice yang dibintangi Kim Hye Soo dan Kim Moo Yeol ini, menyajikan kasus kriminal yang dilakukan remaja.

Juvenile Justice membahas seluk beluk soal peradilan anak di Korea Selatan. Drama ini memotret peradilan anak secara gamblang dengan sudut pandang hakim Sim Eun Seok.

Sepanjang 10 episode, penonton dibawa untuk memecahkan kasus kriminal anak mulai dari pembunuhan, perundungan, pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga prostitusi anak. Lantas, seperti apa sinopsis dari drama Juvenile Justice ini?

Dikutip Asianwiki, Selasa 8 Maret 2022, drama ini bercerita tentang sosok Sim Eun Seok (Kim Hye-Soo), seorang hakim elit dengan kepribadian yang tampaknya tidak ramah kepada orang lain. Dia membenci penjahat remaja.

Sim Eun Seok kemudian ditugaskan ke pengadilan remaja setempat. Di sana, dia melanggar kebiasaan dan mengatur caranya sendiri untuk menghukum para pelanggar tersebut tanpa ampun.

Juvenile Justice, begitu ramai diperbincangkan lantaran drama ini berhasil memberikan banyak pelajaran bagi para penontonnya. Beberapa pesan yang berhasil disampaikan Hong Jong Chan selaku sutradara dan Kim Min Seok selaku penulis naskah kepada penonton adalah bagaimana mendidik seorang anak.

Drama Korea Juvenile Justice.

Drama Korea Juvenile Justice.

Photo :
  • Instagram @netflixkr

Pentingnya lingkungan keluarga yang sehat dan suportif menjadi penentu siap anak dalam melihat dunia luar. Hal ini terlihat dari sejumlah kasus yang terjadi pada anak-anak di bawah umur yang melakukan tindakan kriminal yang diceritakan sepanjang 10 episode drama ini.

Selain itu, Juvenile Justice juga mengajarkan orangtua dan anak untuk setiap tindakan yang mereka lakukan, termasuk melakukan tindakan kriminal. Siapapun yang melakukan tindakan kriminal harus dihukum tegas, bahkan anak kecil pun harus dihukum jika melakukan kesalahan.