Viva.co.id: Berita Hari Ini Terbaru Terkini dan Terpopuler

img_title

Saiful Mujani

akademisi
8 Agustus 1963
s/d
Sekarang
img_title img_title
Konsistensinya dalam penelitian perilaku pemilih menempatkan Saiful Mujani sebagai peneliti yang memperkenalkan metode empirik dalam tradisii ilmu politik di Indonesia. Hasil-hasil surveinya pun menjadi rujukan dalam Pilkada, Pilgub, hingga Pilpres untuk membaca realitas masyarakat pemilih.

Pria kelahiran Serang, 8 Agustus 1962 ini menyelesaikan Pendidikan Strata 1 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1989. Kariernya di UIN cukup mulus. Ia menjadi editor Studia Islamika dan dosen di almamaternya saat usianya 32 tahun.

Memiliki jiwa yang kritis, Saiful bersama rekan-rekannya pun mendirikan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta. Ia juga dipercaya sebagai peneliti senior di organisasi tersebut.

Untuk memperdalam ilmunya, ia melanjutkan sekolah master dan doktornya di Ohio State University, Amerika Serikat dengan mengambil bidang Political Sciences. Pria berkaca mata ini memperoleh gelar Master of Arts di tahun 1998 dan Doctor of Philosophy tahun 2003.

Pulang dari Amerika, Saiful pun bergabung dengan Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang baru saja didirikan sebagai Akademic Director selama setahun pertama hingga pada 2005 ia didapuk sebagai Executive Director dan memimpin selama kurang lebih 3 tahun. Hingga tahun 2017, Saiful Mujani masih menjabat sebagai peneliti utama di LSI.

Kemampuannya membuat analis politik berbasis survei perilaku pemilih mendapatkan apresiasi dunia. Pada tahun 2010, Saiful menjadi satu-satunya orang Asia yang memperoleh penghargaan Franklin L. Burdette/Pi Sigma Alpha Award dari American Political Science Association. Penghargaan bergengsi dari Asosiasi Ilmu Politik Amerika (APSA) ini pernah diraih ilmuwan ternama Samuel Huntington, Mancur Olson, dan Sidney Tarrow.

Penghargaan ini diberikan kepada paper terbaik yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh APSA. Saiful menulis makalah setebal 64 halaman bertajuk, “Testing Islam’s Political Advantage: Evidence from Indonesia.”

Konsistensinya dalam meneliti perkembangan politik dan proses demokrasi di tanah air sejak 1999 membuat analisis dan hasil risetnya diakui bahkan menjadi rujukan akademisi, politikus, dan media massa. Kurang lebih seribu penelitian pernah digarapnya dengan memegang teguh prinsip akademik dan bersandar pada kode etik survei opini publik.

Tak hanya itu, Saiful juga sering menulis jurnal internasional. Beberapa di antaranya terbit di American Journal of Political Science, Journal of Democracy, dan Comparative Political Studies. Bahkan, salah satu artikelnya di American Journal of Political Science terpilih menjadi artikel terbaik dalam konferensi tahunan APSA 2009.

Disertasi doktoratnya di Ohio State University pun telah terbit di Indonesia dengan judul Muslim Demokrat tahun 2007. Hasil karya Saiful tersebut mendapat penghargaan disertasi terbaik Ohio State University Karena dinilai telah memberi kontribusi penting dalam kajian perilaku memilih.

Selain itu, Saiful juga merilis buku Kuasa Rakyat di tahun 2013 yang mengupas pengaruh survei opini public bagi pelembagaan demokrasi di Indonesia setelah reformasi.

Setelah mendirikan LSI, Saiful memperkuat posisi lembaga survei barunya dengan branding namanya. Saat berusia 49 tahun, ia mendirikan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Lembaga ini bertujuan untuk membantu para pemimpin politik, pemerintah, dan bisnis memenangkan kompetisi dengan cara mencoba untuk memahami kebutuhan publik dan pasar saat ini.

Dengan begitu, untuk memenangkan sebuah kompetisi politik dan bisnis tidak lagi dengan berspekulasi dan menebak-nebak, tapi perlu membaca realitas masyarakat dan pasar dengan sebuh survei dan riset yang akurat. Inilah metode empirik yang ditanamkan Saiful Mujani di Indonesia. Atas kontribusinya itu, ia mendapatkan Penghargaan Achmad Bakrie 2017 dalam Bidang Pemikiran Sosial.(AC/DN)

PENDIDIKAN
BA Islamic Studies Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (1989)
MA Political Sciences, Ohio State University, Amerika Serikat (1998)
Ph.D Political Sciences, Ohio State University, Amerika Serikat (2003)

KARIER
Editor, Studia Islamika (1994)
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (1994 – Sekarang)
Pendiri dan Peneliti Senior di Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta (1995 – Sekarang)
Senior Political Analyst di Metro TV (2004 – Sekarang)
Academic Director, Lembaga Survei Indonesia (2003 – 2005)
Senior Political Analysis di Media Indonesia (2005 – Sekarang)
Executive Director, Lembaga Survei Indonesia (2005 – 2008)
Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (2011)
Peneliti Utama di Lembaga Survei Indonesia

KARYA BUKU
Voting Behavior in New Indonesian Democracy. Comparative Political Studies. Forthcoming.
Political Opinion, Election, and Islam of Democracy (2004)
Benturan Peradaban (Clash of Civilization), PPIM Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (2005)
Indonesian New Presidential Democracy (Asian Survey, 2006)
Muslim Demokrat (Gramedia, 2007)
Kuasa Rakyat (Mizan, 2013)


Berita Terkait
Popularitas Naik, Golkar Solid Usung Airlangga Sebagai Capres 2024

Popularitas Naik, Golkar Solid Usung Airlangga Sebagai Capres 2024

Politik

7 Oktober 2021
Survei Capres: Prabowo Unggul, Jenderal Andika Perkasa Masuk Radar

Survei Capres: Prabowo Unggul, Jenderal Andika Perkasa Masuk Radar

Politik

7 Oktober 2021
Survei: Baru 37 Persen Warga yang Mau Divaksin

Survei: Baru 37 Persen Warga yang Mau Divaksin

Nasional

22 Desember 2020
SMRC: Tren Dukungan Jokowi Naik pada September 2018

SMRC: Tren Dukungan Jokowi Naik pada September 2018

Politik

7 Oktober 2018
Saiful Mujani: PAB Penting untuk Menginspirasi

Saiful Mujani: PAB Penting untuk Menginspirasi

Nasional

23 Agustus 2017
Anies-Sandi Laporkan Akun Twitter Saiful Mujani ke Bawaslu

Anies-Sandi Laporkan Akun Twitter Saiful Mujani ke Bawaslu

Metro

20 Maret 2017
Tim Prabowo-Hatta Minta KPU Coret Lembaga Survei Saiful Mujani

Tim Prabowo-Hatta Minta KPU Coret Lembaga Survei Saiful Mujani

Arsip

12 Juni 2014
Saiful Terima Uang dari Anak Buah Hartati

Saiful Terima Uang dari Anak Buah Hartati

Nasional

18 Juli 2012
Saiful Mujani Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Saiful Mujani Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Arsip

18 Juli 2012
Saiful Mujani dan Maruarar Nyaris Adu Fisik

Saiful Mujani dan Maruarar Nyaris Adu Fisik

Arsip

24 Juni 2009
Partai Saja Sulit Yakinkan Orang, Apalagi LSI

Partai Saja Sulit Yakinkan Orang, Apalagi LSI

Arsip

24 Juni 2009
Share :