Waspada Penipuan KTA, Ini 5 Modus yang Sering Dipakai

Ilustrasi fintech
Sumber :
  • Entrepreneur

Bagaimana cara mengetahuinya e-mail tersebut resmi ataukah tidak resmi? E-mail perusahaan yang resmi selalu menggunakan alamat e-mail perusahaan yang terdaftar, sebab karyawan yang menghubungi calon debitur tersebut mewakili perusahaan, bukan alamat e-mail pribadi. Misalnya saja xxxx@cermati.co.id, bukan xxxx@gmail.com.

img_title Event Mingguan GTA Online 17-23 September Dimulai, Pemain Bisa Kejar Hadiah Baru

3. Syarat terlalu mudah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu persyaratan lainnya untuk mendapatkan pinjaman uang di bank atau lembaga non-bank resmi lainnya adalah memiliki riwayat utang atau kredit yang masih bersih dan baik.  Sering kali ada calon debitur yang pengajuan pinjamannya ditolak karena mempunyai catatan utang yang buruk. Kreditur resmi akan selalu melihat dan mengecek credit score Anda melalui Sistem Informasi Debitur (SID) atau melalui SLIK OJK.

img_title Usung The Novo Way Jadi Budaya Baru di Industri Kesehatan, Novo Lakukan Rebranding

Akan tetapi, hal ini tidak berlaku pada kreditur penipu yang memiliki niat untuk menipu. Mereka pastinya akan memberi tawaran-tawaran serta mengabaikan riwayat utang milikmu. Inilah yang membuat banyak orang terjerat ke dalam lembah penipuan peminjaman uang online.

4.  Meminta uang muka

img_title Dilaporkan Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 M, Kombes Fahrurozi Siapkan Laporan Balik

Hal berikutnya yang perlu Anda curigai jika kreditur penipu meminta uang muka berupa sejumlah dana sebagai syarat utama jika mau dana pinjaman cepat cair.  Alasannya adalah untuk dapat mempermudah proses administrasi.

Ketika mengajukan peminjaman online, pasti akan ada biaya administrasi yang harus Anda bayar, tapi itu hanya sebatas uang materai dan biaya lain sebagainya yang jumlahnya tidak seberapa.  Jadi apabila pada saat Anda mengajukan pinjaman, kemudian ada pihak yang meminta dana berupa uang muka senilai hingga Rp 1 juta lebih, sudah pasti mereka berniat untuk melakukan penipuan.

Jika menggunakan logika, seharusnya Anda pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang ingin meminjam uang dan membutuhkan dana justru dimintai uang.  Orang yang mengajukan KTA umumnya sedang terdesak. Jadi mereka tidak berpikir panjang dan mengeluarkan Rp 1 juta tanpa berpikir kembali, untuk mendapatkan pinjaman sebesar Rp 100 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5.  Meminta PIN dan Password

Bukan hal yang asing lagi apabila ada yang meminta PIN perbankan Anda tentunya sangat mencurigakan, biasanya mereka akan memintanya dengan alasan untuk kelengkapan dana debitur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut