Satu Dekade, Bakrie Amanah Gelar Tasyakuran dan Talkshow Daring

Tasyakuran Satu Dekade Bakrie Amanah.
Sumber :

VIVA – Memperingati tahun ke-10 hadirnya Bakrie Amanah dalam kontrbusinya terhadap negeri ini, Bakrie Amanah menggelar tasyakuran Milad bertema “Satu Dekade Berbagi Untuk Negeri”.

img_title Bakrie untuk Negeri Galang Dana untuk Korban Bencana NTT dan Kalimantan Lewat Sepak Bola

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel The Grove Suites, Rasuna Epicentrum (18/08) dan disiarkan secara virtual melalui media Zoom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanakan tasyakuran dilakukan melalui kombinasi luring dan daring mengingat belum kondusifnya situasi di tengah wabah covid-19 saat ini. 

img_title Anindya Bakrie Targetkan Tim Renang Indonesia Putus Paceklik Medali 36 Tahun di Asian Games 2026

Dengan mengusung tema “Pemuda Pembangun Negeri”, acara talkshow yang dengan dua narasumber sociopreneur muda yaitu  Anindya N. Bakrie & Sandiaga S. Uno.

Dalam sambutannya, Roy Hendrajanto yang akrab dipanggil Roy, selaku Ketua Pengurus Bakrie Amanah memaparkan latar belakang diadakannya talkshow kepemudaan sebagai acara puncak perayaan 10 tahun berdirinya Bakrie Amanah yang bertepatan dengan hari kemerdekaan RI 17 Agustus.

img_title Anindya Bakrie di KTT BRICS: Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar

Ia menyampaikan bahwa keberadaaan berikut gerakannya, pemuda sering dijadikan tolok ukur keberhasilan sebuah bangsa.

Di Indonesia sendiri menurutnya, beberapa tonggak perjuangan bangsa Indonesia ditandai dengan kontribusi pergerakan pemuda, seperti kebangkitan nasional, sumpah pemuda dan detik-detik deklarasi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Masih menurut Roy, peran pemuda dalam pembangunan Indonesia sangat dibutuhkan dalam mengisi kemerdekaan khususnya di era digital saat ini.

Selanjutnya mengenai Bakrie Amanah, Roy Hendrajanto menyampaikan bahwa pada dekade pertama ini, Bakrie Amanah mengangkat tema “Berbagi Untuk Negeri”.

Tema ini sebagai bentuk ajakan kepada seluruh insan bakrie dan juga masyarakat luas untuk bersama-sama, berkolaborasi, berpartisipasi membangun negeri ini melalui gerakan berbagi kebaikan, berbagi inspirasi, berbagi motivasi, melalui zakat dan sedekah.

Sementara itu Anindya Novyan Bakrie, ketika ditanya mengenai konsep sociopreneur menjelaskan bahwa “empati” menjadi inti dari sociopreneur.

Dari empati ini pula, jelasnya, sebuah kegiatan kewirausahaan tidak hanya mengejar keuntungan, namun justru bagaimana sebesar-besarnya mempunyai dampak sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perusahaan-perusahaan strat-up yang sudah mengokohkan dirinya sebagai perusahaan unicorn, seperti gojek, tokopedia, traveloka dan lainnya adalah perusahaan-perusahaan yang selain memanfaatkan keunggulan teknologi juga semuanya mempunyai dampak sosial yang sangat besar selain dari nilai ekonomi,” jelasnya.

Senada dengan Anin, Sandiaga Uno yang terkenal di dunia maya dengan sebutan papa online, menyampaikan berbagai contoh kegiatan sociopreneur, yang justru, menurutnya, telah lama dilakukan oleh masyarakat Indoensia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut