Jaga Jarak saat Pandemi, Sistem Antrian Online RS Lebih Aman

Sejumlah pasien menunggu antrian pendaftaran di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati, Solo, Jawa Tengah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

VIVA – Saat ini dunia sedang dilanda penyebaran virus corona jenis baru atau yang disebut sebagai Covid-19. Tidak ketinggalan, Indonesia pun sudah sejak beberapa bulan lalu terserang oleh virus ini dan menyebabkan ribuan korban jiwa meninggal dan ratusan ribu lainnya terinfeksi.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Bahkan kini penyebarannya masih dapat dikatakan massive dan masih cukup sulit dihentikan. Coronavirus merupakan virus yang mengakibatkan sindrom pernapasan akut. Virus Covid-19 ini ditetapkan sebagai pandemi karena penyebarannya yang cepat dan sudah menyerang hampir semua negara di dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Virus ini berasal dari keluarga virus yang sama dengan Mers-Cov dan Sars-Cov, yang saat penyebarannya dulu telah menewaskan ratusan orang. 

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Bagi orang yang terpapar Covid-19 bisa saja mempunyai masa inkubasi yang berbeda. Umumnya masa inkubasi tersebut adalah 2 – 14 hari setelah terpapar.

Saat masa inkubasi ini bahkan ada kemungkinan orang yang sudah terinfeksi bisa menularkan ke orang lain sebelum menunjukkan gejala yang jelas atau signifikan.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Penularan Covid-19 dari orang ke orang bisa disebabkan karena droplet saat orang yang sudah terjangkit virus, batuk maupun bersin.

Selain itu, penularan juga bisa terjadi dengan adanya sentuhan ke permukaan sebuah objek yang mempunyai virus di atasnya, lalu orang yang melakukan sentuhan tersebut menyentuh mata, hidung dan mulut mereka sendiri. Bahkan belakangan ini, diinfokan jika virus ini juga dapat menyebar lewat udara. 

Penyebaran covid-19 yang belum bisa dikendalikan secara pasti ini, membuat segala upaya dilakukan untuk membuat orang yang terserang tidak semakin banyak. Beberapa negara di dunia bahkan melakukan lockdown guna menyetop virus ini terus meluas di wilayah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia pun menerapkan sosial distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar penyebaran virus dapat di-rem atau dikurangi. WFH atau Work from Home serta sekolah secara daring atau online juga diterapkan sebagai salah satu upaya penekanan penularan virus.

Adanya PSBB, WFH, social distancing menandakan bahwa orang-orang untuk sekarang dibatasi dalam melakukan banyak kegiatan di luar rumah. Dengan begitu, adanya kerumunan masa yang memungkinkan terjadinya penularan virus atau menjadi klaster penularan baru pun dapat dicegah sejak dini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut