BRI Berikan Tips Aman Bertransaksi Digital, Patut Dicoba!
“Kami juga percepat kartu-kartu ini bentuknya segera chip, itu dan kami edukasi bersama-sama dengan pelaku jasa keuangan dan regulator kepada nasabah agar lebih berhati-hati, menerapkan pola akses yang lebih sehat, tidak klik situs yang tidak jelas, dan yang terpenting kolaborasi dengan [perusahaan] telekomunikasi.
Karena memang setiap layanan digital ini praktis menggunakan mobile dan nanti attach dengan nomor telepon, sehingga penting kolaborasi dengan mobile.
Jadi kalau ada blacklist nomor telepon ini penting untuk dilakukan, kalau ada pergantian nomor (nasabah pengguna mobile banking) juga kami dinotifikasi sehingga tidak terjadi fraud yang berpotensi merugikan nasabah,” paparnya.
Indra juga berharap masyarakat (khususnya nasabah BRI) bisa semakin berhati-hati dan membentengi diri sendiri agar terhindar dari segala tindakan yang berpotensi merugikan mereka.
“Jadi tips-nya itu karena sekarang kita saat ini Wi-Fi sudah jadi kebutuhan sehari-hari, jangan gunakan public Wi-Fi yang tidak aman.
Kemudian password kalau bisa harus cukup kompleks, akun di medsos dan mobile banking harus dibedakan password dan user ID, kemudian pola tidak mudah ditebak, kalau akses mengggunakan akses PC sebaiknya gunakan perangkat pribadi, pastikan aktifkan notifikasi sehingga akan terus dapat notif dari setiap transaksi, dan berperilaku internet sehat,” saran Indra.