Nekat Mudik, Tes Acak Arus Balik Akan Dioptimalkan
- tvOne/Teguh Sutrisno
“Ini memang jadi tantangan tersendiri, karena daerah yang dilewati ini akses terhadap alat tes dan ketersediaan infrastruktur kesehatannya mungkin tidak sama,” kata Adita.
Dalam kesempatan yang sama, Tim Koordinator Relawan Edukator COVID-19 dr. Fajri Adda'i mengatakan, saat ini seluruh negara di dunia tengah mengalami pandemi, tidak hanya Indonesia. Dan semua mengalami kecenderungan naik lagi angka penularannya.
"Penyebabnya adalah adanya perpindahan masyarakat dengan besar pada waktu yang bersamaan, seperti yang terjadi di India," ujar dr. Fajri.
Peningkatan angka ini harusnya menjadi narasi kewaspadaan bagi semua pihaknya. Menurut dr. Fajri yang harus dipahami adalah pemerintah telah mengupayakan yang terbaik tetapi tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan masyarakat. Ini adalah kerjasama semua pihak untuk bergandeng tangan melawan pandemi.
dr. Fajri pun mencontohkan negara yang berhasil menghadapi pandemi dengan kedisiplinan. Di Samping vaksinasi, pelaksanaan protokol kesehatan yang baik jadi kunci.
"Ada Selandia Baru, Australia, dan Taiwan bisa menghadapi pandemi dengan kedisiplinan menerapkan protokol Kesehatan," kata dr. Fajri.
Anggota Sub Bidang Mitigasi Satgas Penanganan Covid-19 dokter Falla Adinda terus mengingatkan soal adaptasi kebiasaan baru. Bahwa ada yang harus dilakukan, disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, jauhi kerumunan dan batasi mobilitas.
"Sayangnya, dua yang terakhir sering dilupakan," katanya.